Wapres Tinjau Rekonstruksi Rumah Gempa di Desa Teratak

 

Wapres RI, HM Jusuf Kalla saat meninjau progres rehab rekon pembangunan rumah tahan gempa di Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setibanya di Bandara Lombok International Airport (LIA) sekitar pukul 13.10 Wita, Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla bersama rombongan langsung menuju ke Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah untuk meninaju progres rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa Lombok yang terjadi 2018 lalu.

Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Wapres Jusuf Kalla didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susinto dan sejumlah pejabat Kementerian PUPR, dijemput Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT menuju lokasi peninjauan di Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

Setibanya di lokasi, Wapres Jusuf Kalla berdialog dengan masyarakat setempat dan mendengarkan pemaparan serta penjelasan terkait proses percepatan rehab rekon pascagempa oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi Rekontruksi Pascagempa NTB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Dalam kesempatan itu, Wapres Jusuf Kalla meminta masyarakat korban gempa di Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara untuk menjaga rumah tahan gempa yang telah dibangun melalui bantuan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

‘’Apa yang telah diberikan ini bisa dijaga dengan baik. Dan yang terpenting adalah disyukuri serta doakan pihak-pihak yang telah membantu,’’ kata Wapres Jusuf Kalla di hadapan masyarakat.

Wapres juga mengapresiasi atas apa yang dilakukan pemerintah mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, Kementerian PUPR dan TNI/Polri serta relawan yang telah membantu proses percepatan rehab rekon pascagempa bumi NTB 2018 lalu. ‘’Terima kasih telah bekerja keras membantu masyarakat, baik gubernur, bupati/wali kota, tentara, polisi, kementerian PUPR,’’ ungkapnya.

Satgas Percepatan Rehabilitasi Rekontruksi Pascagempa NTB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pemerintah telah mencairkan anggaran sebesar Rp110 miliar. ‘’Dana ini di antaranya disalurkan untuk pembangunan rumah Rp5 miliar dan bantuan langsung kepada masyarakat sebesar Rp2,5 miliar.

Sementara itu, Kepala Desa Teratak, M Ifkan menyampaikan terima kasih kepada Wapres Jusuf Kalla yang telah berkenan dating meninjau langsung korban gempa. ‘’Atas nama masyarakat, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Pak Wapres. Terima kasih juga kami sampaikan kepada TNI, Rekompak, dan relawan lainnya atas bantuannya,’’ kata Ifkan.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply