Praktek Lapangan Praja IPDN Kampus NTB Berakhir

 

Ratusan Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Kampus NTB diserahkan kembali ke pihak IPDN mengingat praktek lapangan telah berakhir.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah menjalani praktek lapangan di beberapa OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur dan beberapa desa di wilayah Kecamatan Jerowaru selama 21 hari, sebanyak 114 Nindya Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Kampus NTB, resmi diserahkan kembali oleh Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Lotim, H Sahabuddin kepada IPDN.

Praja IPDN ini melakukan praktek lapangan sejak 27 Maret-16 April 2019. Kegiatan penyerahan tersebut berlangsung di Ballroom lantai 2 Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (16/4). Hadir kepala OPD terkait, camat Selong dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy melalui Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Lotim, H Sahabuddin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Praja IPDN, yang telah membuktikan perhatian dan pengabdiannya kepada masyarakat Lotim.

Salah satunya ditunjukkan langsung dengan menginisiasi kegiatan bersih Pantai Labuhan Haji, yang dilaksanakan pada Jumat (12/4) lalu. Kegiatan ini diikuti masyarakat dan ASN lingkup Pemkab Lotim.

Kendati terkesan sederhana, akan tetapi dilihat secara substansi, ini merupakan sebuah langkah penting untuk menegaskan kembali kebijakan Pemkab Lotim dan keberpihakan program terhadap pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Pemkab Lotim juga berupaya mendorong kepemilikan tempat pembuangan sampah (TPS) 3R, dan pembentukan bank sampah di tiap-tiap desa. Di samping itu, melalui program desa swadaya kebersihan (Padasuka) Lotim bertujuan mewujudkan desa bebas sampah, bebas kumuh, dan bebas gersang.

Oleh karenanya, Pemkab Lotim dan masyarakat sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Praja IPDN ini. Apalagi melihat posisi Labuhan Haji sebagai salah satu kawasan strategis dengan keberadaan pelabuhannya yang telah rampung pengerukannya. Pelabuhan ini ke depan, diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejehteraan masyarakat daerah ini.

Praja IPDN diproyeksikan sebagai kader pemerintah dalam negeri, yang mampu memberikan sumbangsih nyata dalam menjawab setiap tantangan yang ada. Salah satunya adalah mengoptimalkan potensi masyarakat, mendorong mereka untuk berdaya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

‘’Kepada para Praja yang berasal dari berbagai daerah ini, saya berharap Lotim dapat menjadi kampung halaman kedua. Kembalilah setiap saat dan menjadi bagian dari masyarakat Lotim yang bersahaja. Bersama-sama kita wujudkan Lotim yang adil, sejahtera, dan aman,’’ kata Bupati Lotim, HM Sukiman yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Lotim, H Sahabuddin.

Sebelumnya, Wakil Direktur III Bidang Keprajaan IPDN Kampus NTB, HL Ahmad Murdhani dalam laporannya menyampaikan, praktek lapangan III Nindya Praja di Lotim, telah dilaksanakan di 4 OPD, yaitu Sekretariat Daerah (Setda), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) dan Dinas Pembangunan Masyarakat Desa (DPMD).

Sedangkan praktek lapangan II Madya Praja dilaksanakan di 1 Kecamatan, yaitu Kecamatan Jerowaru yang tersebar di 4 desa yaitu Desa sukaraja, Desa Jerowaru, Desa Sepapan, dan Desa Sukadamai.

Program kegiatan praktek lapangan II ini, berupa program umum yang merupakan akumulasi berbagai program yang dilaksanakan oleh semua jurusan/program studi D-IV, dengan sasaran atau keluaran tertentu. Serta, program khusus yang merupakan program sesuai tugas pokok dan fungsi OPD dan Setda masing-masing.

Sedangkan program praktek lapangan II Madya Praja, berupa program umum yang merupakan program rutin prkatek lapangan, dengan basis pada tingkat desa meliputi bidang pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan program khusus.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply