Ketua PKK NTB Diminta Jadi Pembina Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah

Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Niken Saptarini Widyawati (tengah) pose bersama pengurus Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah NTB, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (7/5).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Niken Saptarini Widyawati menerima kunjungan silaturahmi dari Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah NTB, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (7/5).

Silaturahmi tersebut bertujuan untuk meminta Ketua TP PKK NTB, Hj Niken untuk bersedia menjadi Pembina Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah.

Hj Niken menyampaikan kesiapannya untuk menjadi pembina pada organisasi yang berkecimpung pada kegiatan wanita muslimah ini.

‘’Insya Allah saya siap, saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu Muslimah. Insya Allah ini silaturahmi saya yang kesekian kalinya dengan organisasi wanita, bulan-bulan ini banyak kegiatan saya berkaitan dengan perempuan. Insya Allah Ini adalah jalan membangun jaringan ke depannya,’’ kata Hj Niken.

Hj Niken mengungkapkan bahwa kegiatan PKK sejalan dengan kegiatan Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah yang selama ini telah dijalankan.

Hj Niken berharap organisasi-organisasi yang memperjuangkan wanita ini bisa tetap berjalan dengan baik dan dapat memberikan pengaruh besar kepada wanita-wanita di NTB.

Dalam kesempatannya, Ketua Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah NTB, Warni Juwita menyampaikan beberapa kegiatan Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah berkaitan dengan perempuan dan pendidikan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

‘’Kami berterima kasih telah diterima untuk bersilaturahmi hari ini, silaturahmi kami ini untuk memberikan informasi terkait kegiatan kami dalam organisasi ini, kami aktif di masyarakat, memberikan pengetahuan kepada maayarakat terkait permasalahan sosial utamanya permasalahan perempuan,’’ kata Warni Juwita.

Warni berterima kaaih kepada Hj Niken yang telah bersedia menjadi Pembina Muslimah Dewan Dakwah Islamiyah sekaligus untuk membangkitkan kembali Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita (BMOIW) yang selama ini telah vakum.

‘’Melihat dari pengalaman ibu, Insya Allah kami yakin kalau ibu yang mengarahkan kami, pasti segala kegiatan berjalan dengan baik,’’ ujarnya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply