Rapat Pleno KPU Loteng Diskor Karena Dikepung Massa

Ratusan massa kepung eks kantor DPRD Lombok Tengah, tempat berlangsungnya rapat pleno KPU Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terpaksa diskor. Pasalnya, ratusan massa mengepung eks kantor DPRD Lombok Tengah, tempat berlangsungnya rapat pleno .

Ratusan massa yang datang dari Desa Bile Lando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah itu merasa ada terjadi penggelembungan suara. Sehingga malam ini mengepung eks kantor DPRD Kabupaten Lombok Tengah.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah Bidang Data dan Informasi, Baiq Husnawaty mengatakan, ratusan massa tersebut tidak menerima hasil rekapitulasi suara karena mereka menilai dalam rapat pleno banyak terjadi penggelembungan suara.

Anggota Polres Lombok Tengah sedang dirawat karena mengalami luka-luka akibat terkena batu yang diduga dilempar oleh massa.

‘’Rapat pleno diskor karena suasananya sudah tidak kondusif lagi. Padahal, kami tinggal akan menyelesaikan rekapitulasi suara untuk Kecamatan Pujut. Cuma itu yang belum selesai. Tapi puluhan massa mulai mengepung dan berteriak-teriak,’’ kata Baiq Husnawaty saat dihubungi Rabu malam (8/5).

Dari video yang viral tampak aparat keamanan tengah menghalau ratusan massa. Pemadam kebakaran pun disiagakan. Massa bersikukuh ingin merangsek masuk ke tempat rekapitulasi suara, namun dihalau oleh puluhan personel anggota Polres Lombok Tengah. Informasinya, ada tiga anggota Polres Lombok Tengah yang mengalami luka-laku akibat terkena lemparan batu oleh massa.(red)

Kirim Komentar

Leave a Reply