Patut Disyukuri Banyak Calon Terpilih dari Kecamatan Sakra

Safari Ramadhan Tingkat Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di Masjid ‘’Nurul Iman’’ Dusun Montong Beliak, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Safari Ramadhan Tingkat Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang dipimpin Bupati HM Sukiman Azmy dan Wabup H Rumaksi SJ terus dilaksanakan dari masjid ke masjid di 21 Kecamatan se-Lotim.

Kegiatan ini salah satu cara pemerintah mengeratkan silaturahmi dengan masyarakatnya. Walaupun dengan nilai bantuan yang diberikan jauh dari besarnya kebutuhan masjid yang dikunjungi.

Di malam ke enam perjalanan safari tersebut, Bupati HM Sukiman Azmy berada di Masjid ‘’Nurul Iman’’ Dusun Montong Beliak, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra. Acara dirangkaikan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an.

Dalam kata penerimaanya Camat Sakra, L Putra menyampaikan, Masjid Nurul Iman berdiri sejak tahun 1980. Sejak berdiri masjid tersebut sudah tiga kali direhab, dengan ukuran 18×15 meter, swadaya murni masyarakat dan rehab terakhir merupakan rehab total.

Lebih lanjut dilaporkan, situasi dan kondisi Pascapemilu 2019 relatif kondusif dan aman. Semua ini berkat koordinasi yang baik Kapolsek, Danramil serta masyarakat di Desa Sakra Selatan khususnya dan Kecamatan Sakra pada umumnya, terlebih adanya penjaringan perangkat desa beberapa waktu lalu, Alhamdulilah aman.

Terkait pelaksanaan pelayanan perekaman e-KTP di wilayah Kecamatan Sakra, yang dulunya 2 tahun selesai, Alhamdulilah sekarang sehari selesai. Untuk bantuan pangan di Kecamatan Sakra sudah terdistribusikan ke masing-masing desa.

‘’Kita kenaikan penerima sebesar 204,7 persen. Tahun sebelumnya, penerima bantuan tersebut sebanyak 800 lebih, dan saat ini menjadi 7.211 penerima paket se-Kecamatan Sakra, ini sangat disyukuri masyarakat dan merasakan manfaat dari bantuan tersebut,’’ katanya.

Sementara dalam kata sambutan dan tausiahnya, Bupati HM Sukiman Azmy mengatakan, Pemkab Lotim memberikan bantuan kepada tempat ibadah masjid, musholla, ponpes, sesuai dengan kemampuan yang ada, berupa kitab suci Al-Qur’an dan bantuan dana sebesar Rp20 juta.

‘’Alhamdulillah, bukan hanya masjid Nurul Iman saja, akan tetapi di seluruh wilayah Kabupaten Lotim. Bantuan masjid dan musholla banyak dari dana aspirasi DPRD maupun alokasi yang telah ditetapkan oleh Pemkab Lotim, sehingga porsinya untuk bantuan ini kecil,’’ kata Bupati Sukiman.

Pada tahun 2019 ini jelasnya, Pemkab Lotim fokus terbesar adalah infrastruktur jalan, irigasi, jembatan, listrik, pendidikan 20 persen dan kesehatan 17 persen, tentu bagian-bagian yang lainnya juga menjadi perhatian pemerintah ke depan.

Menyinggung pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, atas nama Pemkab Lotim Sukiman menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019 lalu, yang datang ke TPS-TPS sehingga bisa mencapai 80 persen, dengan aman, lancar dan sukses jurdil, di mana masyarakat telah menentukan pilihannya dalam Pilpres dan Pileg tersebut.

Hasil telah nampak sekarang, walaupun belum ditetapkan oleh KPU RI. ‘’Kita telah mengetahui siapa yang mewakili masyarakat Lotim di DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Lotim, dan Alhamdulilah 4 orang terpilih menjadi wakil masyarakat di pusat, 3 DPR RI dan 1 orang wakil dari DPD RI dan Alhamdulilah keempat-empatnya berasal dari Kecamatan Sakra. Semoga dapat membantu keluhan dan keinginan masyarakat oleh para caleg terpilih serta dapat mengemban amanah masyarakat, membantu Lombok Timur mengatasi permasalahanya di masa yang akan dating,’’ ujarnya.

Usai memaparkan sejumlah program Pemda Lotim tahun ini dan yang akan datang, Bupati HM Sukiman Azmy menyampaikan tausiyah Nujulul Qur’an dan keutamaan-keutamaan bulan suci Ramadhan. Di mana Allah akan memberikan Rahmatnya di 10 malam pertama, dan memasuki 10 malam kedua, Magfirah dari Allah SWT. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya dengan ibadah sunnah apalagi yang wajib dengan tidak melakukan hal-hal yang mubah, makruh apalagi yang haram.

Untuk menyeimbangkan kehidupan ini Allah SWT telah menciptakan Ramadhan, sebagaimana sholat sunnat sama dengan sholat wajib pahalanya, begitu juga dengan pahala sedekah sunnah sama dengan pahala sedekah wajib. Karena Allah SWT maha tahu bahwa 11 bulan itu kita lebih banyak urusan dunianya ketimbang urusan Akhirat.

‘’Dan ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan jika kita beribadah pada malam itu yakni Lailatul Qadar 1 malam sama dengan ibadah kita 84 tahun dan hanya ada pada bulan Ramadhan,’’ katanya.

Salah satu yang diminta oleh Allah SWT pada bulan Ramadhan ini adalah bersedekah. Mencari rezki yang halal adalah kewajiban sehingga kita bisa mampu menjaga hubungan hablumminallah habluminannas.(Kml/Adv)

Kirim Komentar

Leave a Reply