Gubernur NTB: Ramadhan Momentum Kita Bersyukur

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menyerahkan bantuan berupa dana pembangunan untuk masjid, perlengkapan ibadah, peralatan budidaya perikanan, bibit-bibit pohon serta modal usaha untuk masyarakat Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bulan Ramadhan 1440 Hijriyah ini merupakan saat yang tepat untuk mensyukuri apa yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT. Yaitu mensyukuri karunia kesehatan, keimanan dan segala rezeki yang dilimpahkan kepada manusia selama hidupnya.

‘’Bulan Ramadhan 1440 Hijriyah ini adalah momentum bagi kita untuk bersyukur,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menyapa masyarakat Lombok Timur pada Safari Ramadhan di Masjid Agung Al-Mujahiddin, Selong, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (16/5).

Gubernur Zul itu menceritakan, selama menjadi Anggota DPR RI lalu, memungkinkan dirinya berinteraksi dengan berbagai latar belakang manusia. ‘’Ada orang yang penghasilannya Rp4 miliar sampai Rp5 miliar per bulan. Namun oleh dokter ia dilarang makan nasi, dilarang makan daging, dilarang makan makanan yang enak. Yang diizinkan makan hanyalah obat,’’ cerita Gubernur Zul.

Karena itu, ia menegaskan harta yang melimpah dan uang yang banyak bukan jaminan untuk hidup bahagia. Maka, rasa syukur terhadap apa yang ada merupakan bentuk kebahagiaan sejati. ‘’Jadi camat syukuri, jadi kepala dinas syukuri,’’ ujar Gubernur Zul.

Gubernur Zul juga memuji lancarnya proses demokrasi di Lombok Timur. Dengan jumlah penduduk terbanyak kata Gubernur Zul, tidak menghalangi kelancaran dan keamanan Pemilu 2019 tersebut.

Gubenur Zul memuji proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok Timur yang berlangsung cepat. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pemerintah serta anggota TNI/Polri di Lombok Timur yang membantu proses tersebut. Sehingga, tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh mengenai lambannya pemerintah menangani rehab rekon itu.

Bupati Lombok Timur, HM Sukisman Azmy melaporkan keadaan Lotim dalam situasi kondusif. Bahkan, tidak ada satupun terdengar suara mercon, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Hanya saja katanya kepada Gubernur Zul, masih terdapat minuman keras, seperti tuak yang beredar di masyarakat. Ironisnya, produk-produk itu datang dari luar kabupaten yang dipimpinnya.

Karena itu, ia meminta arahan Gubernur Zul untuk menangani dan menyelesaikan masalah tersebut. Sebab, selama ini, ia bersama anggota Polisi, TNI, Satpol PP telah berusaha untuk mengantisipasi peredaran miras itu.

Gubernur Zul menyerahkan bantuan berupa dana pembangunan untuk masjid, perlengkapan ibadah, peralatan budidaya perikanan, bibit-bibit pohon serta modal usaha untuk masyarakat Kabupaten Lombok Timur.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply