Kades Rensing Bat Bertingkah Lagi

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Belum genap satu bulan Kepala Desa Rensing Bat, Kecamatan Sakra Barat, Muhamad Hilmi dinyatakan bertaubat dari kesalahannya yang telah memecat seluruh stafnya sehingga mendapat ancaman dari Bupati Lombok Timur melalui Dinas PMD.

Atas teguran peringatan berupa ancaman pemblokiran dana desa, ahirnya Hilmi sekitar dua pekan lalu menarik kembali seluruh staf yang telah dibabatnya itu. Semua staf kembali bekerja seperti sedia kala dengan aman.

Entah pikiran apa yang berbersarang dalam otak dan hati sang kades yang sangat kontraversial ini. Rabu (29/5) kemarin, Camat Sakra Barat, Mahrup tiba-tiba dikejutkan dengan serombongan orang berseragam dinas pegawai menemuinya. Ternyata yang datang itu adalah 5 orang yang mengaku staf Desa Rensing Bat yang dulu sempat dipecat oleh kadesanya dan telah ditarik kembali.

Kedatangannya kembali menemui camat, mereka datang melaporkan diri bahwa baru saja dipecat kembali secara lisan oleh kepala desanya yang terkesan arogan itu.

Camat Sakra Barat, Mahrup yang dihubungi Lomboktoday.co.id via phone selnya membenarkan kejadian itu. Para perangkat desa Rensing Bat datang melaporkan peristiwa yang menimpanya.

‘’Pak camat, kami ini datang melapor bahwa kami baru saja dipecat lagi oleh kades secara lisan,’’ kata Camat mengulangi pernyataan rombongan perangkat desa tersebut.

Dituturkan, kejadian pada hari Rabu itu menjelang jam tutup kantor, seluruh stap bertanya kepada kades apakah hari Jumat akan masuk kerja atau tidak, mengingat hari Kamis libur dan juga sudah masuk dalam masa libur lebaran. Namun kades konon menjawab dengan pernyataan melarang para staf itu masuk lagi seterusnya. Sontak para perangkat itu terkejut mendengar pernyataan kadesnya seraya bertanya, ‘’kenapa pak kades?. Dengan singkat kades menjawab, ‘’sudah ada yang menggantikan kalian,’’ jawab kades seperti penuturan para perangkat kepada Camat.

Camat tidak serta merta mentolerir sikap kades itu. Namun  Camat meminta dengan tegas kepada seluruh perangkat yang datang itu agar tetap masuk bekerja di kantornya seperti biasa sepanjang tidak ada hitam di atas putih. ‘’Saya minta kalian tetap saja masuk bekerja seperti biasa selama tidak ada keputusan tertulis sambil kita mencari langkah penyelesaian selanjutnya,’’ kata Camat mengulangi pernyataannya kepada para perangkat itu.

Camat mengaku langsung menelepon Kades Rensing Bat, namun hingga berkali-kali dihubungi, sang kades sepertinya enggan mengangkat telepon.

Lomboktoday.co.id pun mencoba menghubungi kades Rensing Bat namun senasib dengan camat, hingga berita ini diturunkan belum berhasil konfirmasi dengan M Hilmi.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Lombok Timur, HM Juaini Taupik yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hari itu juga, mengaku belum mengetahui perihal tersebut. ‘’Kami belum mendapat laporan resmi dari Camat setempat,’’ kata Kadis PMD.

Kendati demikian kata Juaini Taupik, pihaknya tinggal melayangkan surat peringatan kedua jika ada laporan resmi dari Camat Sakra Barat.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply