Danrem: Pelayanan Harus Tetap Maksimal Untuk Arus Balik Lebaran

 

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Suasana lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah yang bertepatan dengan hari Rabu (5/6) masih dirasakan umat Islam di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Provinsi NTB. Hingga hari ini, Ahad (9/6), arus balik lebaran sudah mulai dirasakan. Terlihat di beberapa lokasi mulai ramai, di antaranya terminal bus, pelabuhan dan bandara.

‘’Berdasarkan laporan dari para Dandim, arus balik sudah mulai ramai, terutama di jalur lintas jalan raya, terminal, pelabuhan dan bandara. Sehingga pengamanan oleh petugas Pos Pengamanan dan Pelayanan Terpadu harus tetap diintesifkan,’’ kata Komandan Korem (Danrem) 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, di Mataram, Ahad (9/6).

Terlihat antrean panjang para penumpang arus balik yang sedang menunggu di Pelabuhan Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat, untuk naik kapal feri menyeberang ke Pelabuhan Kayangan Kabupaten Lombok Timur.

Hal tersebut dilakukan, kata pria kelahiran Jakarta itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman seperti mereka melaksanakan mudik sebelum lebaran. Beberapa Pos Pengamanan dan Pelayanan Terpadu terutama di tempat-tempat strategis dan keramaian, harus lebih aktif berpatroli bersama dengan anggota pos yang bertugas untuk meminimalisir adanya kemacetan di jalan raya maupun tindakan-tindakan yang dapat mengganggu keamanan di wilayahnya masing-masing.

‘’Apabila ada hal-hal yang bersifat menonjol, agar segera dilakukan tindakan-tindakan preventif dan dilaporkan kepada pimpinan pada kesempatan pertama dengan harapan dapat dinetralisir dengan baik,’’ ujarnya.

Di tempat terpisah, Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Dahlan menyampaikan, satuan TNI dalam hal ini memback up kepolisian dalam Operasi Ketupat Gatarin 2019 selama 13 hari, mulai 29 Mei-10 Juni 2019 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah.

‘’Kegiatan operasi ini dilaksanakan secara serentak di wilayah NTB mulai dari Bima hingga Mataram dengan membentuk pos-pos yang diisi anggota Polres, Kodim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas maupun instansi terkait lainnya,’’ kata Dahlan.

Dahlan berharap sinergitas ini agar terus bisa dilaksanakan pada kegiatan-kegiatan serupa khususnya memberikan pelayanan kepada masyarakat.(red)

Kirim Komentar

Leave a Reply