Sekda Minta CJH Lotim Tidak Sombong

Suasana acara pelepas calon jamaah haji asal Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, LOMBOOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy yang diwakili Sekretaris Daerah Lombok Timur (Sekda Lotim), H Rohman Farly melepas calon jamaah haji asal Lombok Timur sebanyak 1.232 dari 21 Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.

Acara yang dirangkaikan dengan pembekalan manasik haji itu, digelar di masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (13/6). Hadir dalam acara tersebut Kamenag Lotim beserta jajaran pejabat Kemenag Lotim, Ketua MUI Lotim, petugas haji, petugas BPJS Lotim dan seluruh calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Lotim. Rencana kegiatan akan berkangsung dari tanggal 17 Juni 2019 dan dilanjutkan delapan hari ke depan di tiap kecamatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Lotim,  H Azharuddin dalam sambutannya meminta jamaah untuk menjaga kesehatan dan mengajak semua untuk memahami manasik haji.

Pembekalan untuk calon jamaah haji mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi untuk memberikan pemahaman kepada jamaah.

Pelepasan calon jamaah haji kloter 1 rencana akan dilepas pada tanggal 6 Juli 2019 mendatang di tempat ini dan akan menuju ke Asrama Haji, Jalan Lingkar Mataram.

Sementara itu, Sekda Lotim, H Rohman Farly menyampaikan, pelepasan calon jamaah haji pada saat ini adalah dengan jamaah terbanyak dari sebelumnya yang mencapai lebih dari seribu calon jamaah haji dari Lotim.

Sekda berharap Kemenag memberikan pembekalan kepada calon jamaah terkait dengan kegiatan sehari-hari yang jarang dilakukan jamaah di Lotim, serta menceritakan pengalaman pada saat melaksanakan ibadah haji dan menceritakan keadaan di Makkah.

Ibadah haji adalah kegiatan total yang memerlukan fisik yang prima, serta menjaga kesehatan dan menganjurkan perbanyak minum air zam-zam dikarenaka perbedaan iklim dengan Indonesia.

Sekda juga mengajak para calon jamaah haji untuk tidak meremehkan dan bersikap riak serta sombong yang tentunya dilarang.

Ketua MUI Lotim, TGH Ishaq Abdul Gani dalam penjelasan Fiqih Haji menyampaikan, panggilan haji adalah dari Allah SWT dan suatu kebanggan bagi jamaah yang melaksanakan yang diiringi keberkahan. ‘’Semua jamaah berharap menjadi haji yang mabrur, namun mereka tidak memahami syarat haji yang mabrur,’’ katanya.

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh jamaah untuk mampu memahami  syarat haji dan rukun haji yang mabrur. Di antara  niat dalam berhaji, harta yang digunakan dan menjauhi sifat sombong dan angkuh.

‘’Dijelaskan juga fiqih haji di antaranya syarat, rukun, wajib haji, dan sunah-sunah haji serta berziarah ke Madinah. Di tanah suci Mekah hendaklah memperbanyak zikir, menyerahkan semua kepada Alloh SWT, memperbanyak bershodaqoh, menjaga aurat dan berdoa,’’ ujarnya.

Sementara itu, petugas BPJS Lotim juga berharap semua jamaah untuk melengkapi semua kartu kesehatan pada pelaksanaan ibadah haji dan berdo’a untuk keselamatan seluruh jamaah haji dari keberangkatan sampai pulangnya nanti.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply