Bawang Putih Sembalun Rangsang Bupati Garut Datang

Wabup Lotim, H Rumaksi SJ (kiri) menyambut kedatangan Bupati Garut, H Rudy Gunawan (kanan).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bawang Putih merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Lombok Timur, sehingga tidak heran bila daerah ini dijadikan salah satu daerah tujuan study banding dalam upaya pengembangan sentra bawang putih di darerah-daerah lain di Indonesia.

Salah satunya Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Bupati beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja dan study banding ke daerah ini dalam upaya pengembangan bawang putih di daerahnya.

Kunjungan kerja diterima langsung Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ didampingi Sekda Lotim, H Rohman Farly dan OPD terkait. Acara penerimaan dan silaturahmi digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, Jumat malam (14/6).

Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ dalam sambutannya memaparkan gambaran umum dan keberhasilan Lombok Timur dari berbagai bidang. Di antaranya, Sembalun merupakan pusat pembibitan bawang putih secara Nasional.

Tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendapatkan 4-5 ribu ton bibit bawang putih dari Kementerian Pertanian RI, dengan luas areal tanam 1.642 hektare. ‘’Sembalun adalah sentra bawang putih dan komoditas ini berhasil mendongkrak Pemerintah Pusat, sehingga secara khusus memberikan perhatian yang salah satunya ditunjukkan melalui Pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi Daerah Sembalun pada 2017 lalu,’’ katanya.

Diharapkan bawang putih tidak hanya mengembalikan kejayaan Sembalun atau daerah potensial pengembangan bawang putih lainnya di daerah ini. Tapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan perekonomian masyarakat Lombok Timur.

Namun demikian katanya, dengan meningkatnya produktifitas petani bagaimana upaya pemerintah dalam rangka memasarkan hasil para petani. Untuk itu kedatangan Bupati Garut merupakan angin segar bagi Pemda Lotim, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, karena Kab.Garut akan membeli bibit dari para petani di Sembalun, jelasnya.

Lombok Timur ditetapkan sebagai salah satu daerah yang mendukung swasembada bawang putih nasional 2021. Tahun 2018 lalu sedikitnya 985 ton bibit bawang putih didistribusikan ke petani di Kecamatan Sembalun saja.

Lebih lanjut Rumaksi menjelaskan, jumlah penduduk Kabupaten Lombok Timur mencapai sekitar 1,3 Juta jiwa. Lombok Timur merupakan Kabupaten yang tertinggi jumlah penduduknya di Provinsi NTB, yakni sama dengan jumlah penduduk di 4 kabupaten di pulau Sumbawa.

Dilihat dari sektor mata pencaharian, sebagian besar penduduk Lombok Timur yang tersebar di 21 Kecamatan, dengan 254 desa/kelurahan, dan 46% masih menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.

Lombok Timur saat ini, tengah berupaya meningkatkan geliat sektor pariwisata melalui pengembangan desa wisata yang tersebar hampir di seluruh kawasan di Lombok Timur, yang tumbuh melalui swadaya masyarakat. Secara potensi Lombok Timur memiliki destinasi wisata lengkap, mulai dari wisata alam seperti Geopark Rinjani, dan Sembalun yang telah mendunia, Pantai Pink, Gili Kondo, hingga Air belerang di Sedau, Joben lengkap ada di Lombok Timur.

Sementara itu, Bupati Garut, H Rudy Gunawan, dalam kata perkenalannya menyampaikan, banyak hal yang harus dipelajari di Kabupaten Lombok Timur, untuk di terapkan di Kabupaten Garut dalam rangka meningkatkan kesejahteran masyarakat Garut.

Kabupaten Garut memiliki penduduk 2.7 juta jiwa, yang tersebar di 42 Kecamatan dan 442 Desa/Kelurahan. Kabupaten Garut juga sama memiliki objek wisata alam yang cukup baik dan lengkap. SDM masyarakat 40% berpencaharian petani. Luas wilayah Kabupaten Garut 3.200 km2 memiliki permasalahan yang sama dengan Kabupaten Lombok Timur, 2/3 dari Luas wilayahnya dikuasai oleh Perhutani, BKSDA, PTPN dan Perkebunan swasta. Angka kemiskinan Kabupaten Garut masih tinggi 9,2%.

Lebih lanjut dijelaskan Rudy Kunjungan Kerja di Kabupaten Lombok Timur bertujuan untuk mempelajari secara seksama sentra bawang putih, juga yang berhubungan dengan tekhnologi-tekhnologi yang lain, dalam rangka penjabaran RPJMD Kabupaten Garut untuk meningkatkan tekhnologi di bidang pertanian dan akan diaplikasikan dalam bentuk pembelian bibit dari Sembalun.

 

Diharapkan dengan kunjungan kerja dan study banding ini, adanya konektifitas dalam rangka percepatan pembangunan di masing-masing daerah. Tentu oleh-oleh terbaik mengajak Pemda Lombok Timur, berkunjung ke Kabupaten Garut bagaimana upaya Pemda Garut, mengelola manajeman, dan meningkatkan produktifitas ASN, dalam peningkatan kesejahteraan, terutama pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang saat ini Lombok Timur hanya menerima 10% dari TKD Garut.

Garut masih tertinggal jauh dari Kabupaten-kabupaten lain, yang mengelola dana sama yang diatur dalam Peraturan Menteri Aparatur Negara dan Birokrasi (Menpan RB). Sela-sela acara Wakil Bupati Lombok Timur memberikan kenang-kenangan kepada Bupati Garut, dan sebaliknya dari Bupati Garut ke Wakil Bupati Lotim.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply