Dibentuk Tiga Timsus untuk Memenangkan Andi Azisi di KSB

 

H Andi Azizi Amin (kiri) bersama Ketua Majelis Syuro DPP PKS, Habib Salim Segaf Al-Jufri.

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tim pemenangan bakal calon bupati, H Andi Azisi Amin, nampaknya sudah mulai bergerak. Kabarnya tim ini, melakukan langkah awal menuju suksesi Pilkada serentak 2020 mendatang dengan berbagai langkah strategis, di antaranya dengan membentuk tim khusus (timsus).

Timsus ini dibentuk guna menjawab harapan masyarakat Sumbawa Barat, sekaligus mendengar aspirasi yang berkembang serta menginventarisir potensi meraih kemenangan dalam suksesi Pilkada mendatang.

Juru Bicara Bale Brang, Irawansyah mengatakan, ada tiga timsus yang dibentuk yakni, pertama timsus lobby Parpol; kedua timsus lobby dan penjaringan pasangan; dan ketiga timsus pakar kajian masalah KSB.

‘’Semua timsus ini sudah mulai bekerja. Kita punya target jangka pendek dalam bulan Agustus mendatang semua sudah klir, sehingga menuju tahapan Pilkada semua sudah siap,’’ kata Irawansyah dalam keterangan pers yang diterima Lomboktoday.co.id, Senin malam (17/6).

Irawansyah menjelaskan, timsus lobby bertugas khusus di Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah elite politik Nasional guna pendekatan dengan Parpol. Mengingat Andi Azisi yang saat ini dikenal dekat dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tersebut, menargetkan bisa menggandeng minimal 3 Parpol.

Kemudian untuk timsus lobby dan penjaringan pasangan calon wakil serta timsus pakar kajian membahas-masalah KSB, disebutkan terdiri dari sejumlah tokoh agama, akademisi, pengusaha, pemuda dan tokoh wanita yang berasal dari sejumlah Kecamatan yang ada di KSB.

Timsus ini menurut Irawansyah, akan bekerja dengan turun ke lapangan melakukan semacam survei dan diskusi-diskusi mendengar aspirasi dan harapan masyarakat.

Untuk pasangan calon wakil, Irawansyah menyatakan sudah ada beberapa figur di antaranya beberapa target utama, dan sejumlah birokrat juga sedang dikaji dan dilakukan uji elektabilitas.

Untuk target utamanya, Irawansyah belum mau membocorkannya. Namun sebagai alternatif  target dari kalangan birokrat menjadi pilihan jika target utama gagal. Adapun untuk wakil dari kalangan birokrasi tersebut, Irawansyah hanya memberi nama inisial di antaranya, MH, MZ, TH dan AM.

‘’Ya mereka ini semuanya masih birokrat aktif berasal dari berbagai Kecamatan yang ada, di antaranya ada beberapa mantan camat, kita mau mendengar masukan terkait  figur-figur tersebut, sebagian dari mereka juga cukup welcome tergantung aspirasi masyarakat,’’ ujanrya.

Untuk diketahui, Pilkada serentak 2020 mendatang ini, dijadwalkan tahapannya mulai sejak September 2019 mendatang. Dan Pilkada Sumbawa Barat akan dilakukan serentak dengan 6 kabupaten/kota lainnya di NTB.(red)

Kirim Komentar

Leave a Reply