PP GPII dan Al Mentra Institute Adakan Halalbihalal, Ini Pesannya

Pose bersama usai acara halal bi halal yang diadakan PP GPII bekerja sama dengan Al-Mentra Institute, di RM Handayani Jakarta Timur, Senin malam (17/6).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) bekerja sama dengan Al-Mentra Institute mengadakan halal bi halal dengan mengusung tema ‘Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Ukhuwah Wathoniyyah, Islam Yes-NKRI Yes’.

Nampak hadir dalam acara itu para mantan ketua umum Gerakan Pemuda Islam/Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPI/GPII) seperti Suaib Didu, Rahmat Kardi, A Toha Almansur dan Karman BM yang saat ini juga menjabat direktur Al-Mentra Institute.

‘’GPII dan Al-Mentra Institute melihat Indonesia ke depan di hadapkan pada peluang dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks dari berbagai aspek baik ekonomi, politik, sosial, budaya hingga ideology,’’ kata Ketua Umum PP-GPII, Masri Ikoni, pada acara halal bi halal di RM Handayani Jakarta Timur, Senin malam  (17/6).

Pada saat yang sama, kata Masri, kita memiliki tujuan bernegara yang wajib dipenuhi karena merupakan mandat konstitusional. Di samping itu, kita memiliki dasar negara Pancasila yang lima silanya harus terus dijaga dan pelihara. Tujuan dan dasar negara kita itu sangatlah mulia, luhur, adiluhung, bahkan spiritual/transendental yang tidak mungkin terwujud kecuali dikelola dengan baik dan benar.

Suasana halal bi halal yang diadakan PP GPII bekerja sama dengan Al-Mentra Institute, di RM Handayani Jakarta Timur, Senin malam (17/6).

Masri menjelaskan, sebagaimana mekanisme seleksi kepemimpinan, Pemilu 2019 telah dilaksanakan. Ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

‘’GPII memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada lembaga penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, DKPP) dan lembaga negara lainnya seperti TNI/Polri, dan Kementerian terkait yang telah mengawal proses demokrasi secara konstusional, aman, damai, jujur dan adil,’’ ujarnya.

Masri mengatakan, GPII dan Al-Mentra Institute mendukung sepenuhnya kepada semua lembaga negara untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai amanat yang diberikat peraturan perundang-undangan.

Selain itu, GPII dan Al-Mentra Institute mendorong agar pemerintah serius dalam pembangunan sumber daya manusia. Demi terciptanya negara yang baldatun, thayyibatun warabbun ghafur (negara yang makmur, adil, dan sejahtera).

Direktur Al-Mentra Institute, Karman BM.

‘’Kami mengimbau kepada sesama kader GPII dan semua anak bangsa untuk bersama-sama menjaga kohesifitas dan persaudaraan keislaman dan kebangsaan kita. Masyarakat khususnya pemuda untuk tetap menjadi spirit of change dalam bidang pembaharuan teknologi. Khususnya dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan era pasar bebas. Demi terciptanya negara Indonesia yang berdaya saing dan menjadi kekuatan ekonomi dunia di masa mendatang,’’ kata pria asal Menado itu.

Sementara di kesempatan yang sama, Direktur Al-Mentra Institute, Karman BM mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

‘’Mari kita sudahi perbedaan politik di tahun politik ini, kita percayakan pada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menangani sengketa pemilu sesuai UU. Apapun hasilnya itulah mandat rakyat yang harus dihormati agar pembangunan ekonomi yang sedang digagas pak Jokowi bersama timnya terus berjalan sesuai rencana pembangunan yang ada,’’ kata Karman.

Karman memberi apresiasi khusus pada aparat keamanan TNI/Polri yang sampai hari ini masih terus bertugas meninggalkan keluarga saat hari raya Idul Firti tahun ini untuk menjaga suasana keamanan agar tetap kondusif. .’’Duet Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang kompak dan solid memberi efek kesejukan sampai pada aparat di lapangan, terima kasih pak Kapolri, terima kasih Panglima,’’ ujarnya.(red)

Kirim Komentar

Leave a Reply