Samota dan Togean Akhirnya Resmi Jadi Cagar Biosfer Dunia

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah (kanan) tampil mewakili Indonesia dalam deklarasi Cagar Biosfer dunia di Paris, Prancis.

PARIS, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dua wilayah di Indonesia ini akhirnya resmi menjadi cagar biosfer dunia. Dua wilayah itu yakni Samota di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tenggara.

Deklarasi cagar biosfer dunia diagendakan di hari ketiga, The 31st session of the Man and the Biosphere (MAB) Programme International Coordinating Council di Paris, Prancis, Rabu (19/6).

Dalam deklarasi tersebut, Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah tampil mewakili Indonesia. Dalam sambutannya atas deklarasi itu, Wagub NTB mengutarakan bahwa Pemprov dan masyarakat NTB telah siap dan bersedia untuk mengambil langkah nyata demi mengimplementasikan konsep cagar biosfer ini.

‘’Untuk mengalokasikan 30 persen dari kawasan NTB untuk menjadi area konservasi (kawasan hijau), termasuk Taman Nasional Gunung Tambora, Taman Wisata Alam Laut Pulau Moyo, Kawasan Perburuan Pulau Moyo, Taman Wisata Laut Pulau Satonda, Kawasan Perairan Liang dan Pulau Ngali dan area konservasi lainnya di bawah program pengelolaan terpadu,’’ kata Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah.

Pengesahan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Gunung Tambora) sebagai cagar budaya dunia merupakan pengakuan dari komunitas internasional atas kerja keras dari masyarakat NTB dan Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Wagub NTB juga menggunakan kesempatan itu untuk memperkenalkan Samota yang terletak di Sumbawa, Provinsi NTB. ‘’Samota adalah bagian dari sunda kecil. Kawasan ini mencakup dataran rendah hingga ke perbukitan dan gunung-gunung yang ketinggiannya bervariasi dari 0 hingga lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut,’’ ujarnya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply