Sederet Target Gubernur NTB Yang Akan Segera Direalisasikan

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

AUSTRALIA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Selain target mendirikan pabrik pakan ternak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun depan, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah juga menyampaikan sederet target lain yang harus direalisasikan dalam waktu dekat.

Seperti pembangunan kawasan industri yang dijanjikan oleh Bappenas, menurut Gubernur Zul, harus segera ditindaklanjuti oleh Kepala Bappeda NTB dan Kadis Perindustrian NTB. ‘’Pastikan ini paling telat tahun depan harus sudah kita miliki,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/6).

Target lain kata Gubernur Zul, upaya membuka akses penerbangan langsung dari dan menuju NTB, juga penting dilakukan untuk memudahkan konektivitas, serta memperlancar arus barang dan jasa ke NTB. ‘’Direct flight segera diurus oleh Kadis Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal dari Singapore ke Lombok dan dari Darwin ke Lombok,’’ ujarnya.

Kalaupun pembukaan penerbangan langsung ini membutuhkan insentif berupa subsidi, Gubernur Zul mengarahkan Kadis Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal untuk segera mengkoordinasikannya dengan para pelaku wisata.

Selain itu, pembangunan smelter juga merupakan harga mati bagi Gubernur Zul. ‘’Nggak ada alasan untuk nggak dimulai segera,’’ katanya.

Untuk mempercepat pendirian smelter, Gubernur Zul meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, HL Gita Ariadi dan kepala Dinas ESDM NTB untuk mencurahkan perhatiannya.

Di samping itu, komitmen pendirian pabrik penggilingan padi oleh Bulog juga harus dimulai. Untuk memuluskan komitmen ini, Gubernur Zul menegaskan Pemprov NTB siap memberikan dukungannya jika memang Bulog membutuhkan kemudahan. Untuk target ini, Gubernur Zul secara khusus menunjuk Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H Wirajaya Kusuma untuk mengawalnya.

Bahkan sentra industri logam dan permesinan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) juga masuk dalam daftar prioritas GubernurZul. Untuk mengawal rencana ini, Gubernur Zul menunjuk Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Andi Pramaria dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, HL Saswadi untuk membuat rencana kerja yang terukur. ‘’Semua sudah ada di lapangan. Tinggal dikoordinasikan,’’ ujarnya.

Gubernur Zul menekankan, pembangunan jalan dan akses menuju Sirkuit Mandalika juga harus dipastikan berjalan tanpa kendala dan sesuai jadwal.

Sedangkan untuk Kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Madani Mukarom, Gubernur Zul meminta agar rencana membangun pengolahan sampah dan industri pengolahan hasil hutan bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

‘’Untuk kadis Perikanan dan Kelautan pastikan kita segera memiliki industri pengolahan hasil perikanan dan kelautan di daerah kita. Dan kadis Perdagangan pastikan semua industri pengolahan yang kita bangun terbuka dan tersedia pasarnya,’’ kata Gubernur Zul.

Menurut Gubernur Zul, swasembada telur juga harus segera digeber. Peternakan ayam dan petelur harus segera direalisasikan. Target ini akan dibebankan kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, Hj Budi Septiani dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB, Husnul Fauzi.

Gubernur Zul berharap agar semua rencana ini berjalan di koridornya. Karenanya, ia pun meminta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Ridwan Syah dan Kepala Bappeda NTB, Wedha Magma Ardhi, memastikan hal-hal tersebut berjalan dalam dokumen RPJMD Provinsi NTB.

Gubernur Zul menegaskan, tekad untuk mendorong industrialisasi di NTB bukanlah wacana semata. Seluruh jajaran di Pemprov NTB harus bersinergi dan memberikan yang terbaik untuk mewujudkannya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply