Direktur RSUD Provinsi NTB Resmikan Poli Geriatri

 

Direktur RSUP NTB, dr Lalu Hamzi Fikri saat meresmikan ruang Poli Geriatri.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Untuk mewujudkan misi ke-3 NTB sehat dan cerdas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB tahun 2019-2023, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya bagi para lanjut usia (lansia) yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri mengatakan, populasi lansia di atas 60 tahun diperkirakan akan meningkat cukup tinggi untuk beberapa tahun ke depan. Kelompok usia ini lebih rentan mengalami gangguan kesehatan dibanding usia lain. Sehingga untuk mengakomodir para lansia ini, RSUD Provinsi NTB menyediakan layanan melalui Poli Geriatri yakni layanan kesehatan khusus bagi para lansia yang mengalami masalah medis lebih dari 1 penyakit.

‘’Layanan ini diberikan untuk mempermudah para lansia di atas usia 60 tahun untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama jika dibutuhkan pemeriksaan atau pengobatan lanjutan,’’ kata Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri, di sela-sela acara peresmian Poli Geriatri, Rabu (3/7).

Selama ini, layanan khusus bagi lansia di atas 60 tahun ini sudah dilakukan, namun pasiennya menyebar di seluruh poli. Di mana angka kunjungan pasien selama ini sekitar 30 persen dari total kunjungan. ‘’Ke depan konsep yang sedang kita susun adalah menyiapkan bangsal khusus di rawat inap dan kita siapkan home visit bagi pasien,’’ ujarnya.

Geriatri ini merupakan salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari keadaan-keadaan fisiologis dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan oran-orang lanjut usia dengan fokus pada penuaan dini dan tatalaksana penyakit terkait usia lanjut.

Pasien Geriatri adalah pasien lanjut usia (lansia) dengan multi penyakit dan/atau gangguan akibat penurunan fungsi organ, psikologi, sosial, ekonomi dan lingkungan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin.

Poli Geriatri yang telah dibuka sejak Senin (1/7) itu, menjadi salah satu cara bagi RSUD Provinsi NTB untuk terus meningkatkan pelayanan kepada lansia. ‘’Pokoknya pengembangan layanan Geriatri ini terus kita tingkatkan,’’ ucapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) RI memproyeksikan pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan memiliki sekitar 63,31 juta lansia atau hampir mencapai 20 persen populasi. Bahkan, proyeksi PBB juga menyebutkan bahwa persentase lansia Indonesia akan mencapai 25 persen pada tahun 2050 atau sekitar 74 juta lansia.

Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang. Adapun persentase lansia di Indonesia didominasi oleh lansia muda (kelompok umur 60-69 tahun) yang persentasenya mencapai 63,39 persen, sisanya adalah lansia madya (kelompok umur 70-79 tahun) sebesar 27,92 persen, dan lansia tua atau kelompok umur 80 tahun ke atas sebesar 8,69 persen.

‘’Sedangkan di NTB, berdasarkan data BPS NTB untuk proyeksi penduduk 2010–2020 memiliki penduduk usia muda (0–14 tahun) sebesar 29,62 persen, penduduk usia produktif (15–59 tahun) sebesar 62,34 persen, dan penduduk usia 60 tahun ke atas sebesar 8,03 persen,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply