Kodim 1615 dan Pemkab Lotim Bersinergi Melalui TMMD

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Jajaran Kodim 1615 bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyelenggarakan bhakti manunggal bersama rakyat melalui program tahunan yakni TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 wilayah Kodim 1615/Lombok Timur.

Kegiatan TMMD tahun ini dipusatkan di kecamatan bagain selatan Lombok Timur yaitu di Kecamatan Keruak. Acara pembukaan TMMD ini dilaksanakan di lapangan Janjang Keruak yang letaknya berdampingan dengan kantor Koramil Keruak. Seremonial pembukaan dilaksanakan dengan apel pasukan di mana Bupati Lombok Tinur, HM Sukiman Azmy bertindak selaku Inspektur Upacara dan Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Prihanto Dony Pamungkas selaku Komandan Upacara.

TMMD mengusung tema ‘’Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’’ ini selain dibuka oleh Bupati Lotim, HM Sukiman dihadiri pula Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani; Ketua DPRD Lombok Timur diwakili okeh Sekwan Agus Hadnan; para Kasi, Pasi Korem 162/WB, para Dan/Ka Satdisjan Korem 162/WB, Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Prihanto Donny Pamungkas; Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Winartha; Kepala Kejari Selong; Ketua Pengadilan Negeri Selong, Ketua Pengadilan Agama Selong, Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Lotim, para staf, para Danramil wilayah Kodim 1615/Lotim, para staf ahli, asisten, unsur OPD Kabupaten Lotim, unsur Muspika Kecamatan Keruak, para kades, toga, toma, toda serta tamu undangan lainnya.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya TMMD adalah sebagai salah satu yang dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota se-Indonesia. Operasi Bhakti TNI ini menjadi salah satu upaya meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial serta mewujudkan ketahanan yang tangguh dan memelihara serta meningkatkan kemanuggalan TNI dengan rakyat.

Lebih jauh Bupati Sukiman menguraikan, tahun 2019 ini TMMD merupakan pelaksanaan ke-105 sebagai kiprah TNI dalam membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya, secara sinergis dan berkesinambungan. TMMD juga dapat dipandang sebagai upaya melestarikan nilai kemanunggalan TNI-Rakyat sebab TNI memiliki sejarah kedekatan nyata dengan masyarakat.

‘’Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu kegiatan fisik TMMD secara nyata mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mengurangi signifikan jumlah secara RTLH di daerah ini. Dalam lima tahun ke depan ditargetkan jumlah RTLH mencapai 7,94 persen dari posisi 12,02 pada 2018 lalu. Tahun 2019 ini melalui APBD 2019 Pemerintah Daerah menganggarkan Rp. 6,3 Milyar lebih untuk peningkatan ketersediaan rumah layak huni,’’ katanya.

Pemerintah daerah lanjut Bupati Sukiman, memiliki keterbatasan anggaran dan sumber daya untuk membangun seluruh wilayah secara bersamaan, sementara tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan tentunya sama di semua wilayah. Karenanya sasaran program TMMD yaitu daerah terisolir dan tertinggal sangat mendukung akselerasi dan pemerataan pembangunan daerah.

‘’Melihat berbagai hasil TMMD sebelumnya yang telah dinikmati masyarakat, saya berharap kita terus dapat bersinergi menciptakan akselerasi yang baik,’’ ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Agus Prihanto Donny selaku Dansatgas TMMD ke-105 dalam laporanya menyampaikan, tugas operasional TMMD Ke-105 TA 2019 yang dilaksanakan selama 30 hari dalam rangka membantu melaksanakan kegiatan serbuan teritorial untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan terpelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Lebih jauh Dandim menguraikan, TMMD juga meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah serta meningkatkan program kerja Korem 162/WB TA 2019 bidang teritorial dan rencana kegiatan Kodim 1615/Lotim Tentara Manunggal Membangun Desa ke-105 Kodim 1615/Lotim.

Dijelaskan bahwa, latar belakang dilaksanakan TMMD ke-105 tahun 2019 di Desa Senyiur, Desa Sepit, dan di Desa Selebung wilayah Kecamatan Keruak. Karena daerah-daerah tersebut merupakan daerah rawan pencurian hewan ternak, curanmor, serta masih banyaknya rumah masyarakat yang masih kumuh dan tidak layak huni serta untuk membantu pembangunan imprastruktur berupa perbaikan sarana ibadah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.

Kegiatan TMMD berlangsung selama 30 hari, dari tanggal 09 Juli hingga 08 Agustus 2019 di Desa Senyiur, Desa Sepit dan Desa Selebung Kecamatan Keruak, Kabupaten Lotim. Sasaran TMMD berupa sasaran fisik dan non fisik.

Pada kesempatan itu Bupati dan Danrem 162/WB menyerahkan bantuan alat penetas telur yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada Camat Keruak.

Bupati Sukiman bersama Danrem 162/WB memukul beduk sebagai tanda dimulainya TMMD. Selanjutnya, keduanya menyaksikan bazar sembako dan beberapa jenis produk industri rumahan dari beberapa desa di Lombok Timur. Usai berbelanja di bazar tersebut Bupati Lombok Timur, Danrem 162/WB beserta rombongan melakukan peninjauan lokasi sasaran TMMD.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply