Gubernur NTB Sapa dan Bantu Korban Kebakaran Seteluk

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) saat disambut Bupati Sumbawa Barat, H Musyafirin, ratusan masyarakat setempat dan para korban kebakaran.

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menyapa sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, di Dusun Tengah, Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (20/7). Gubernur NTB itu langsung disambut Bupati Sumbawa Barat, H Musyafirin, ratusan masyarakat setempat dan para korban kebakaran.

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (17/7) lalu, telah terjadi kebakaran di dusun tersebut yang menyebabkan 8 unit rumah hangus terbakar. Kebakaran itu juga menyebabkan 1 warga meninggal dunia bernama Hasan Surya (60 tahun) beralamat di Desa Seteluk Tengah. Sedangkan yang bisa diselamatkan adalah 3 unit rumah, yaitu milik M Ali Mao, Sanafiah, dan Hasanudin.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.20 Wita itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp800 juta. Hasil investigasi sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek.

Untuk tanggap darurat, melalui Dinas Sosial NTB, Gubernur Zul menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban, berupa terpal, matras, makanan lauk pauk, family kit dan paket kebersihan keluarga. Selain itu, Gubernur Zul juga menyerahkan makanan dan minuman siap saji.

Gubernur Zul menyampaikan musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Seteluk merupakan ujian untuk naik kelas. Karena itu, ia mengajak para korban untuk bersabar menghadapinya.

Gubernur Zul juga menyampaikan agar para korban mendata kebutuhan. ‘’Silakan kalau ada yang bapak, ibu butuhkan, segera sampaikan ke kami, kami siap,’’ kata Gubernur Zul.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H Musyafirin, melaporkan saat ini Pemerintah KSB bersama jajaran Pemerintahan Provinsi NTB telah melakukan penanganan darurat atas musibah tersebut. Termasuk biaya pembangunan kembali rumah yang terbakar. ‘’Rencana hari ini akan ada gotong royong pembangunan fondasi rumah,’’ katanya.

Selain membangun rumah, sesuai dengan kesepakatan bersama warga masyarakat dan korban, lingkungan terjadinya kebakaran itu akan ditata, yang sebelumnya tidak ada gang, sekarang akan dibuka gang. Sehingga memudahkan akses masyarakat untuk keluar masuk lingkungan.

Bupati Musyafirin melaporkan juga anggaran untuk membangun kembali rumah tersebut sebesar Rp35 juta bagi masing-masing rumah, sebanyak 8 unit. Sedangkan yang rusak ringan akan dibantu sebesar Rp15 juta.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply