KTI Siap Kawal Investasi di NTB

Ketua KTI Provinsi NTB, Ahmad Ziadi (kanan) bersama salah seorang pemuda dan pemerhati pariwisata NTB, LM Iswadi Athar.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Percepatan pengembangan pariwisata dan iklim investasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat sorotan dari Ketua KTI (Karang Taruna Indonesia) Provinsi NTB, Ahmad Ziadi. ‘’Perlu dibuatkan sistem investasi di NTB sehingga investor itu tidak ada keraguan dalam berinvestasi,’’ kata Ahmad Ziadi di sela-sela minum kopi di Angkringan Wim Origin Coffe, salah satu tempat minum kopi di destinasi wisata Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (20/7).

Ahmad Ziadi menginginkan perlunya ada konsep bersama antara Gubernur NTB dan bupati/wali kota se-NTB dalam pemetaan sistem investasi. ‘’Intinya KTI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota se-NTB,’’ ujarnya.

Bicara investasi di NTB, salah satunya pengembangan dan percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Dan KTI NTB siap mengawal kebijakan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dalam mewujudkan NTB Gemilang. Karenanya, diperlukan juga calon pemimpin ke depan di Kabupaten Lombok Tengah yang mampu mengawal percepatan KEK Mandalika menuju road to MotoGP 2021 mendatang. ‘’Diperlukan pemimpin daerah yang bisa memberikan akses mudah bagi para investor,’’ ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pemuda dan pemerhati pariwisata NTB, LM Iswadi Athar sangat mengapresiasi Pemerintah NTB dalam percepatan pembangunan di KEK Mandalika dan menciptakan iklim investasi yang baik bagi investor di NTB.

Dalam mendukung investasi road to MotoGP 2021 mendatang, menurut Iswadi, memang sangat diperlukan satu visi bersama stakeholders pariwisata di NTB yang berkelanjutan dengan melibatkan para pelaku pariwisata, asosiasi pariwisata, termasuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) di 10 kabupaten/kota se-NTB.

‘’Dengan keberadaan KTI NTB, penting mengawal investasi berbasis desa yaitu desa wisata yaang sudah ditetapkan oleh Pak Gubernur NTB. Karena investasi pariwisata berbasis desa ini ada di tingkat desa. Maka NTB Gemilang ke depan akan dibangun dari desa-desa di NTB dengan konsep ‘one village one product’ di 99 Desa Wisata NTB Gemilang,’’ kata Iswadi.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply