Perkembangan PD BPR NTB Lombok Tengah Cukup Menggembirakan

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ditinjau perkembangan aset dan laba yang diperoleh dari tahun 2015 hingga 2018 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari sisi target maupun capaian. Data tersebut dibenarkan Ria Prayuniarti, salah seorang Direksi PD BPR NTB Lombok Tengah.

Menurut Ria, dari sisi aset setiap semester selalu masuk rating urutan ke-4 dan ke-5 dari 32 BPR di NTB. Demikian juga dari sisi laba selalu masuk nominasi menguntungkan. Hal itu dicermati dari tahun 2015 hingga 2018 laba bersih terus mengalami peningkatan.

Di mana, tahun 2015/2016 dari Rp7.495.880/Rp 7.950.081. Tahun 2017/2018 dari Rp7.072.580 menjadi Rp9.047.689, BPR Loteng tidak pernah mengalami penurunan aset. Walaupun perkembangan laba usaha tahun 2016/2017, sedikit menurun dari target, karena pengaruh beberapa faktor seperti bencana alam khususnya di sektor pariwisata.

Menurut Ria, semua permaslahan yang muncul di lapangan sudah dilaporkan ke pihak pengawas daerah maupun provinsi, dan sudah dinilai oleh pengawas. Jika terjadi kisrut, tukang sempritnya OJK, termasuk masalah pajak dan semua permasalahan yang muncul sudah diselesaikan sesuai aturan.

Kesuksesan yang dijalankan selama ini, kata Ria adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Terhadap hal ini, kami tidak pernah takut mengeluarkan biaya untuk meningkatkan kualitas SDM, melalui pelatihan-pelatihan selain untuk corsa karyawan,” kata Ria.

Kunci sukses kedua lanjut Ria, adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat, yang selama ini sudah memberikan mempercayaan mengelola keungan msereka. Kunci ketiga adalah selalu berdasarkan pertimbangan direksi dan petunjuk pimpinan. “Informasi tersebut bukan merupakan isapan jempol, namun sudah sesuai laporkan ke pimpinan pusat, sudah diaudit akuntan publik dan dewan pengawas,” ujarnya.

Selain itu, yang juga sangat prinsif, tetap berpegang dan memenuhi Peraturan Bank Indonesia No: 15/3/PBI/2013, tanggal 21 Mei 2013, tentang Tranparansi Kondisi Keuangan Bank Perkreditan Rakyat dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/29/DKBU tanggal 31 Juli 2013 perihal Laporan tahunan dan laporan Keuangan Publikasi BPR.

Ditanya tentang adanya komentar dari beberapa pihak tentang kondisi PD BPR NTB Lombok Tengah, dinyatakan Ria, itu hal yang wajar-wajar saja, karena terbatasnya pemahaman mereka serta kurang menggali informasi yang sesungguhnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply