Gubernur NTB Berencana Kembangkan Diorama Tanak Beak

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Deputi Menko Maritim dan Sumber Daya saat berkunjung ke Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (6/8).

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah bersama Deputi Menko Maritim dan Sumber Daya, pada Selasa (6/8), berkunjung ke Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, untuk melihat secara langsung potensi diorama yang dilirik beberapa Ahli Geologi.

Melihat potensi diorama itu, Pemerintah Provinsi NTB berencana untuk mengembangannya. Yaitu dengan memperbaiki terdahulu infrastruktur jalan yang menuju lokasi tersebut. Setelah itu, baru dilakukan penggalian untuk mengetahui lebih dalam sisa-sisa peninggalan sejarah itu.

‘’Timbunan-timbunan perbukitan bekas letusan Gunung Samalas ini layak untuk digali. Selain digali perlu juga kita memperbaiki jalannya untuk mempermudah kita melihat peninggalan-peninggalan yang bersejarah ini,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah yang juga ditemani Ahli Geologi Indonesia, Dr Heryadi Rachmat.

Gubernur Zul bercerita, letusan Gunung Rinjani tahun 1257 silam ternyata sangat dahsyat. Lebih hebat dibandingkan letusan Tambora dan Krakatau. Bahkan katanya, terdapat sebuah kerajaan kuno tua bernama Pamatan yang tertimbun pasir akibat letusan Gunung Rinjani yang dahsyat itu.

‘’Daerah ini dipenuhi pasir, dan setelah para penambang menggali kira-kira lebih dari 15 meter baru bisa menemukan tanah asli kerajaan Pamatan ini. Jadi, pasir yang digali dan ditambang masyarakat itu adalah pasir yg menutup kampung dan kerajaan hebat ini,’’ ceritanya.

Kampung bersejarah ini, kata Gubernur Zul, meninggalkan banyak artefak bersejarah dan peninggalan-peninggalan lain yang akan menguak banyak cerita dan kisah tentang masa lalu daerah yang dikenal bumi seribu masjid ini.

Sementara itu, Ahli Geologi Indonesia, Dr Heryadi Rachmat menerangkan bahwa di bawah tanah perbukitaan Tanak Beak ini terdapat kerajaan kuno dan banyak benda purba yang tertimbun.

‘’Ada banyak kami temukan fosil-fosil peninggalan benda purba seperti alat masak, gerabah. Bahkan, gigi-gigi banyak kami temukan di kerajaan Pamatan yang tertimbun oleh letusan Gunung Samalas tersebut,’’ katanya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply