KASAD Sebut Lotim Sudah Lepas dari Daerah Tertinggal

KASAD, Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjadi pembina upacara apel penutupan TMMD ke-105 tahun 2019, di lapangan Janjang Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (7/8).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Hari ini, Rabu (7/8), lapangan Janjang Keruak, Kabupaten Lombok Timur, benar-benar hijau karena dipadati oleh ribuan anggota TNI dari semua tingkatan, baik dari Mabes TNI AD, Kodam IX/Udayana, Korem 162/Wira Bhakti, Kodim 1615/Lombok Timur hingga semua Koramil se-Lombok Timur.

Pasukan baju hijau itu tumpah ruah menyambut kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI Angkatan Darat (AD) yakni Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kedatangan pria berbadan kekar nan perkasa ini (sesuai namanya Andika Perkasa), dalam rangka menutup pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 yang dilaksanakan secara serentak pada 50 kabupaten se-Indonesia setelah selama sebulan penuh.

Untuk NTB, TMMD ke-105 dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur yakni pada 3 desa (Desa Sepit, Desa Selebung, dan Desa Senyiur), Kecamatan Keruak.

Andika Perkasa yang didampingi istrinya tiba sekitar pukul 10.00 Wita, dan disambut dengan meriah penuh antusias tak hanya oleh jajaran pasukan benteng NKRI namun juga jajaran kepolisian, Gubernur NTB, H Zulkiflimansyah dengan jajarannya; Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dan seluruh OPD jajaran Pemkab Lotim; Waka Polda NTB, Brigjen Pol Jamaludin dan jajarannya; Kapolres Lotim dan jajarannya; Ketua DPRD Lotim; Camat Keruak, Kamarudin dan jajarannya; semua kepala desa se-Kecamatan Keruak; sejumlah pelajar dari beberapa sekolah terdekat, tokoh agama dan tokoh adat, sejumlah undangan lainnya serta terlihat pula masyarakat umum memadati pinggiran lapangan Keruak yang ingin melihat dari dekat sang Jenderal Andika Perkasa. Sosok pria tegas, tegap, dan berotot.

Sebelum apel penutupan TMMD ke-105 digelar, kegiatan KASAD di Keruak, diawali dengan ramah tamah sekaligus pemaparan progres selama kegiatan TMMD oleh Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Agus Prihanto Donny.

Dandim menyampaikan, selama kegiatan TMMD ke-105 telah dibangun 100 buah Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), dua buah Musala dan 2 buah Poskamling. Semuanya berada pada 3 desa lokasi yakni Desa Sepit, Selebung dan Senyiur. Sesi ramah tamah ini juga diikuti oleh Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan anggota Forkopimda NTB, Bupati dan anggota Forkopimda Lombok Timur, tokoh agama se-kecamatan Keruak, Camat Keruak.

Dalam Kesempatan ramah tamah itu, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy selaku tuan rumah berkesempatan memberikan sambutan. Di hadapan KASAD, Bupati Sukiman menuturkan perjalanan karirnya selama bertugas di jajaran TNI AD termasuk menjadi Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim hingga menjadi Bupati di daerah ini. Selaku orang yang pernah mengenyam asam garam di pasukan baju hijau, Bupati Sukiman merasa sangat terpanggil untuk memberikan perhatian terhadap TNI di daerah ini.

‘’Selaku orang yang pernah hidup di militer, saya sangat memaklumi kesulitan yang dihadapi rekan-rekan saya khususnya di jajaran TNI Lombok Timur. Untuk itu, kami dari Pemkab Lotim senantiasa memberikan perhatian kepada TNI dan Polri,’’ kata Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman juga melaporkan kepada KASAD bahwa Lombok Timur terdiri dari 21 Kecamatan, namun jumlah Koramil baru mencapai 12 Koramil. Untuk itu, Bupati Sukiman mengharap kepada KASAD agar Kabupaten Lombok Timur dapat ditambahkan jumlah Koramil sesuai jumlah kecamatan yang ada agar pengawalan teritorial di daerah ini lebih mudah dan memadai. Sebagai bentuk persiapan penambahan Koramil di Lotim, ia akan memberikan dana hibah untuk pengadaan tanah lokasi Koramil masing-masing 1.500 m2, berikut biaya pembangunan kantornya termasuk biaya renovasi asrama TNI.

Usai ramah tamah yang digelar di balik tenda depan Kantor Koramil Keruak yang letaknya berdampingan dengan lapangan Janjang Keruak tempat apel, KASAD yang didampingi Pangdam IX/Udayana, berserta Gubernur NTB dan Bupati Lotim serta seluruh Forkopimda NTB dan Kabupaten berpindah menuju lapangan tempat apel penutupan TMMD. KASAD langsung menuju panggung Pembina Upacara.

Selaku Pembina Upacara, KASAD dalam amanatnya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur atas bantuan dan kerja samanya dalam menyukseskan TMMD ke-105 ini.

KASAD juga menyebut anggaran kegiatan TMMD ini selain bersumber dari Mabes TNI AD, juga hibah dari APBD Lombok Timur tahun 2019 sebesar Rp1,5 miliar. ‘’Untuk itu, sekali lagi saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan khususnya kepada Bupati Lombok Timur. Dan kegiatan TMMD ke-105 se-Indonesia dengan ini saya nyatakan secara resmi ditutup,’’ kata Andika Perkasa.

Penutupan TMMD ke-105 itu ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan kepada Bupati Lotim dan penyerahan kunci rumah secara simbolik kepada warga yang mendapat bantuan rumah, serta pemukulan beduk bersama KASAD Pandam IX/Udayana, Gubernur NTB dan Bupati Lotim.

Usai seluruh rangkaian apel penutupan TMMD ini dalam keterangan persnya kepada wartawan yang hadir, KASAD menyebut dasar memilih Lombok Timur sebagai lokasi dilaksanakan kegiatan ini. Di mana, Andika Perkasa menyebut, bahwa memilih Lombok Timur sebagai pusat kegiatan adalah sebagai penghargaan atas prestasi yang diraih oleh daerah ini. Prestasi yang dimaksud KASAD, bahwa Lombok Timur baru saja lepas dari predikat ‘daerah tertinggal’.

‘’Ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan kami dari TNI AD khususnya bahwa Lombok Timur berhasil melepaskan diri dari predikat daerah tertinggal,’’ kata Andika Perkasa.

Terkait bantuan penanganan pemulihan pascagempa di Pulau Lombok setahun lalu, KASAD menyebut siap membantu mempercepat pemulihannya. Dan ia telah mengirim 1.000 pasukan dari Mabes dan 1.000 pasukan dari Kodam IX/Udayana, Korem 162/WB dan Kodim untuk membantu mempercepat pemulihan pascagempa bumi Lombok.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply