Polres Lotim Berhasil Ungkap Puluhan Kasus 3C

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta didampingi Waka Polres, Kompol Bayu Winoto; Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi PU, saat konferensi pers di halaman Mako Polres Lotim, Rabu (28/8).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Jajaran Polres Lombok Timur patut diacungkan jempol. Pasalnya, dalam 3 bulan terakhir, Polres Lombok Timur berhasil mengungkap 30 kasus 3C (curat, curas, dan curanmor) serta berhasil menangkap 15 orang pelaku dan penadah hasil kejahatan tersebut.

‘’Jumlah ini bisa bertambah, karena dari semua kasus yang terungkap ini masih dalam pengembangan penyelidikan, dan masih ada terduga pelaku yang masuk DPO (daftar pencarian orang),’’ kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Made Winarta yang didampingi Waka Polres, Kompol Bayu Winoto; Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi PU, dan disaksikan pula oleh Kasi Pidum Kejari Selong, dalam konferensi pers di halaman Mako Polres Lotim, Rabu (28/8).

Menurut Kapolres Lotim, dari 30 kasus yang di ungkap itu, jumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan sebanyak 25 unit kendaraan roda dua, empat unit roda empat dan dua unit roda enam. Termasuk juga mengamankan ranmor roda dua yang tak memiliki dokumen sah dari masyarakat. ‘’Para pelaku yang diamankan itu, ada yang dijerat Pasal 363 KUHP dan ada juga yang dijerat Pasal 480 KUHP,’’ ujarnya.

Modus operandi para pelaku menurut Kapolres Lotim, para pelaku dalam menjalankan aksinya mereka merusak kunci kendaraan menggunakan kunci liter T yang juga ikut diamankan sebagai barang bukti dari tangan para pelaku. ‘’Kita juga berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti hasil kejahatan yang TKP-nya di luar wilayah hukum Polres Lotim,’’ kata Winarta seraya menyebutkan kasus tersebut yaitu 3 kasus dengan barang bukti satu unit sepeda motor dan satu unit mobil pick up, dan kasus inipun telah diserahkan ke Polres bersangkutan.

Para tersangka yang berhasil diciduk jajaran Polres Lotim.

Lebih jauh Kapolres Lotim menjelaskan, untuk menekan maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Lotim, pihaknya akan terus berupa melakukan pengungkapan-pengungkapan atas kasus yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama kasus curanmor. Termasuk akan melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yang membeli motor atau mobil hasil kejahatan. ‘’Terhadap masyarakat yang membeli atau menyimpan kendaraan hasil kejatahan, apalagi tak miliki dokumen tidak sah akan kita tindak tegas,’’ ucapnya.

Menurutnya, kalau tidak ada pembeli, maka dirinya sangat yakin, kasus kejahatan curanmor di wilayah Lombok Timur tidak akan ada. ‘’Hasil evaluasi terhadap kasus curanmor ini, karena modus pelaku merusak kunci stang kendaraan, masyarakat diimbau untuk menggunakan kunci ganda di kendaraanya juga,’’ pesannya sembari mengatakan, kasus curanmor belakangan ini marak terjadi di tempat-tempat pemukiman.

Kapolres Winarta juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tebusan. ‘’Kalau sistem tebus itu segera laporkan dan kita akan tangkap pelakunya. Dan kami harap masyarakat jangan cepat tegiur membeli kendaraan dengan harga murah tapi hasil kejahatan,’’ katanya.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply