Hj Niken Presentasikan Potensi Industri Kreatif NTB

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widiawati saat mempresentasikan dan memaparkan potensi kerajinan unggulan masyarakat NTB, di Kantor Dekranas Pusat, di Jakarta.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widiawati mempresentasikan dan memaparkan potensi kerajinan unggulan masyarakat NTB, Rabu (4/9). Pemaparan oleh istri Gubernur NTB itu berlangsung di Kantor Dekranas Pusat, di Jakarta.

Hj Niken yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB mengungkapkan, 10 kabupaten/kota di NTB memiliki potensi industri kreatif yang unik dan bernilai filosofis. ‘’Pasca dilanda musibah gempa bumi tahun 2018 lalu. Sektor industri kreatif di NTB mulai bangkit. Hal itu sejalan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa yang berjalan dengan baik pula,’’ kata Hj Niken.

Menurut Hj Niken, peranan dan dukungan dari semua pihak, baik pusat dan stakeholders di NTB, sangat dibutuhkan untuk membatu membangkitkan kembali potensi industri kreatif di NTB.

Dukungan bukan hanya dari sektor pendanaan semata, namun yang tidak kalah penting adalah dukungan dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM). Karena dengan hal itu, pelaku industri kreatif di NTB akan mampu memasarkan hasil produksi, baik di tingkat nasional bahkan internasional.

Di hadapan peserta yang hadir, Hj Niken juga memaparkan, ikhtiar dari Dekranasda NTB untuk membangkitkan potensi industri kreatif di NTB, dengan melakukan pengembangan SDM, serta turut ambil bagian mengikuti event-event berskala nasional dan internasional dalam rangka memperkenalkan sekaligus mempromosikan hasil produksi industri kreatif NTB, agar lebih dikenal di kancah nasional dan internasional.

Hanya saja, tantangan ke depan masih menjadi fokus perhatian jajaran Dekranasda NTB. Seperti, teknologi yang dipergunakan masih sederhana dan pasokan bahan baku masih terganggu. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) juga masih membutuhkan perhatian, termasuk untuk kemampuan desain kemasan dan pengrajin yang masih belum mampu menerjemahkan preferensi pasar, serta biaya yang masih kurang.

‘’Solusinya memberikan bantuan peralatan mesin dan pelatihan peningkatan teknologi, melakukan kerja sama dengan asosiasi, serta mencari bahan baku yang lebih ramah lingkungan,’’ ujarnya.

Hj Niken berharap dengan peningkatan SDM, promosi dan pembiayaan, kerajinan NTB akan menjadi duta Indonesia di kancah dunia.(Sid/dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply