Di Gala Dinner APGN, Wagub NTB Ungkap Pesona Lombok dan Air Awet Muda

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah (enam dari kanan) foto bersama usai acara Gala Dinner APGN, di Taman Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Kamis malam (5/9).

LOBAR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan apreasiasi dan penghargaan untuk Komite Asia Pasific Geopark Network (APGN) atas terselenggaranya Pertemuan Dewan UGG dan Simposium Internasional APGN ke-6 di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

‘’Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Komite APGN ke-6 untuk kegiatan luar biasa yang telah mereka lakukan di Lombok, termasuk Gala Dinner ini di Taman Narmada,’’ kata Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat membuka sambutannya dalam acara Gala Dinner APGN, Kamis malam (5/9), di Taman Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Hadir dalam Gala Dinner tersebut, Koordinator APGN, Prof Xiaochi Jin; Asisten Jejaring Inovasi Maritim Kemenko Maritim, Latif Nurbana; Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, dan para peserta APGN dari 35 negara.

Wagub Rohmi saat menyampaikan sambutannya dalam bahasa Inggris menjelaskan, Taman Narmada merupakan replika dari Gunung Rinjani. Setiap bagian taman telah dibangun dan ditata dengan sempurna berdasarkan lanskap Gunung Rinjani. Dibangun pada tahun 1727 silam oleh Raja Anak Agung Ngurah Karangasem.

Wagub Rohmi memaparkan, pada saat itu, Raja terlalu tua untuk melakukan ritual pengorbanannya di Gunung Rinjani, sehingga ia memerintahkan semua arsitek kerajaan untuk membawa nuansa Gunung Rinjani ke Taman Narmada. ‘’Taman ini juga terkenal dengan mata air alami yang membuat semua orang yang meminumnya awet muda,’’ ujarnya.

Wagub Rohmi menegaskan, sebagai perwakilan masyarakat NTB, ia menyampaikan rasa senang bahwa NTB menjadi tuan rumah APGN tahun 2019. ‘’Malam ini kita bisa merayakan keajaiban bumi ibu dan diingatkan betapa menakjubkannya planet ini,’’ ucapnya.

Wagub Rohmi kemudian memaparkan pesona Lombok dan Sumbawa. ‘’Provinsi kami terdiri dari hampir 300 pulau yang tersebar di provinsi ini dengan dua pulau besar utama yang disebut Lombok dan Sumbawa. NTB memiliki tiga suku utama yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo, kami kaya akan budaya dan sejarah,’’ katanya.

Pantai indah terletak di setiap sudut provinsi, menawarkan pantai pasir putih dan air sebening kristal yang dilengkapi dengan terumbu karang yang indah bagi para pengunjung. Dua gunung berapi bersejarah, Tambora dan Rinjani, menawarkan pemandangan indah serta peluang tak terbatas untuk belajar dan meneliti sejarah dunia ini.

Kerajinan tangan dan potongan kain tenun yang indah, kaya akan filosofi dan budaya. ‘’Dan inilah alasan mengapa saya bangga menyebutnya ‘Rumah’!. Saya berharap bahwa setelah acara ini, anda semua akan menghabiskan beberapa hari lagi untuk menikmati keindahan alam dan budaya di  provinsi kami, dari keaktifan Gili Trawangan hingga pantai-pantai eksotis di Mandalika, atau bahkan menikmati kesunyian dan ketenangan Desa Sade dan berinteraksi dengan kehidupan sehari-hari orang-orang di pulau ini,’’ ujarnya.

Kegiatan Gala Dinner juga diisi dengan penyerahan mandat APGN tahun 2021, yang dilakukan Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah kepada Koordinator APGN, Prof Xiaochi Jin, untuk selanjutnya diserahkan kepada Wakil Gubernur Provinsi Satun, Thailand.

Sementara itu, Koordinator APGN, Prof Xiaochi Jin mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat Lombok yang sudah menjadi tuan rumah yang baik bagi serangkaian kegiatan APGN 2019.

Menurutnya, menjadi sebuah pengalaman sangat berharga selama berkegiatan di Lombok, NTB, dengan panorama alam yang indah dan keberagaman seni budayanya. ‘’Kami mengapreasiasi NTB, pemerintah dan masyarakatnya yang sudah menyambut dan memberikan kehangatan dalam rangkaian APGN di Lombok ini,’’ katanya.

Simposium Internasional AGPN merupakan kegiatan dua tahunan dari UNESCO Global Geopark untuk wilayah Asia Pasific. Prof Xiaochi Jin menjelaskan, APGN 2021 mendatang akan diselenggarakan di Geopark Satun, Thailand. Ia berharap Dewan Geopark Rinjani Lombok bisa turut serta dalam pertemuan dua tahun mendatang di Thailand.(Sid/dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply