Fairuz: Tularkan Virus Positif Sebanyak Mungkin Lewat Medsos

Suasana acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hamzanwadi Selong, di GOR YPH PPD NW Pancor, Lombok Timur, Jumat (6/9).

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Para calon mahasiswa/mahasiswi perguruan tinggi diharapkan mampu memanfaatkan media sosial (medsos) dengan baik, serta ikut menularkan virus positif sebanyak mungkin melalui berbagai platform medsos. Oleh karena itu, perlu menyiapkan mental dan keahlian untuk ikut serta dalam persaingan di masa yang akan datang.

Ajakan tersebut dilontarkan Kabid Informasi Komunikasi Publik Diskominfotik Provinsi NTB, Fairuzzabadi kepada ratusan calon mahasiswa/mahasiswi Universitas Hamzanwadi Selong dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), di GOR YPH PPD NW Pancor, Lombok Timur, Jumat (6/9).

Dalam acara yang diinisiasi oleh Universitas Hamzanwadi itu, Fairuz menyatakan kemajuan teknologi telah mendongkrak penggunaan internet serta media sosial begitu masif. Menurutnya, kini media sosial harus diisi dengan konten-konten kreatif dan inovatif yang sekiranya dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. ‘’Saya berharap media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp ataupun Youtube hari ini mampu melahirkan karya positif yang menginspirasi banyak orang,’’ kata Kabid yang akrab disapa Abu Macel itu.

Menurut Abu Macel, persaingan kehidupan saat ini semakin ketat sehingga dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk menghadapi tantangan pada masa depan di era 4.0 mendatang. Karenanya, wawasan IPTEK yang luas disertai dengan sikap mental yang baik (akhlak) merupakan satu dari sekian banyak solusi bagi kalangan mahasiswa/mahasiswi untuk mendapat informasi digital yang sehat, edukatif dan konstruktif.

Perlu diketahui, bahwa sesuai UU ITE pasal 40 menyebutkan pemerintah berhak memblokir siapapun atau kelompok yang menyalahgunakan internet, khususnya media sosial.

Selanjutnya, menanggapi hal itu, Abu Macel berpesan agar generasi muda selain memiliki integritas, moral, dan akhlak dalam bermedia sosial, maka sangat penting mengetahui keabsahan dari media sosial itu sendiri, terlebih belakangan ini marak muncul berita palsu (hoax).

Sejatinya, media sah dan diakui secara hukum pastinya memiliki legalitas yang jelas. Seperti adanya alamat redaksi yang jelas, penanggungjawab, serta PT dengan badan hukum yang sah.

Sementara itu, salah seorang dosen Universitas Hamzanwadi, Dr Muhammad Halqi saat ditemui usai acara mengatakan, generasi saat ini sudah mempunyai potensi luar biasa dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya, sudah saatnya kampus menjadi ruang kolaborasi ide dan gagasan, terlebih kaitannya dengan menularkan hal-hal positif dalam bermedia sosial.

‘’Harapan saya, calon mahasiswa ini dapat menularkan konten-konten positif dengan menerapkan nilai-nilai dalam revolusi mental, serta dapat menginspirasi atau menularkan konten-konten positif yang membangun pemikiran positif bagi masyarakat sekitarnya,’’ kata Dr Halqi.

Di sisi lain, salah seorang mahasiswi baru, Nurhidayah merasakan betul manfaat acara ini. Menurutnya, sebagai sarana literasi dalam bermedia sosial yang baik. ‘’Jadi, sangat bagus sekali. Dengan acara diskusi ini semoga sebagian dari kami yang ikut dapat menyebarkan hal-hal positif melalui media social,’’ katanya.(Sid/dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply