EK-LMND Lotim Sikapi Kematian ZA

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pekan ini, Lombok Timur tengah diramaikan oleh kasus kematian Zainal Abidin (ZA). Berita ini tak hanya ramai di dumay, namun juga di dunia nyata. Ragam opini berkembang hingga banyak yang menyudutkan polisi. Menurut pihak EK-LMND Lotim, dari opini yang menyebar, lebih banyak menimbulkan subjektifitas. ‘’Kami dari EK-LMND Lotim menyayangkan informasi tersebut hanya dibungkus begitu saja tanpa melihat lebih dalam kronologi kasus ini,’’ kata Ketua EK-LMND Lotim, Rohman Rofiki, di Selong, Kamis (12/9).

Ketua EK-LMND Lotim, Rohman Rofiki.

Pihak EK-LMND Lotim menyikapi kasus meninggalnya ZA mulai dari kronologi razia Ops pada Kamis sore (5/9), pukul 16.00 Wita hingga kedatangan ZA pada hari yang sama pukul 20.20 Wita di lapangan Apel Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur, serta insiden-insiden yang ada di dalamnya, sampai proses klarifikasi oleh Polres Lotim.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diketahui atas keterangan keluarga ZA dan Kepala Puskesmas Masbagik bahwa ZA mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2013 lalu, yang dibuktikan dalam rekam medis dari RSJ Mutiara Sukma Provinsi NTB.

Dijelaskan, dalam hal ini Polres Lotim telah bermusyawarah dengan pihak keluarga dan dari hasil musyawarah mufakatnya itu, masalah tersebut sudah selesai dengan dibuatkan dalam surat penyataan dan persetujuan keluarga. Dan biaya pengobatan, pemakaman serta yang lainnya atas dasar kemanusiaan.

Untuk itu, pihak EK-LMND Lotim melalui keterangan tertulisnya yang dikeluarkan mengimbau dan menyatakan sikap terhadap kasus ini:

1. Kami dari EK-LMND LOTIM mengajak masyarakat untuk lebih bijak mengonsumsi informasi, tidak terkecuali kasus ZA ini. Karena informasi yang tersebar di media sosial kami lihat mengalami ketimpangan yang mengarah pada satu sisi.

2. Kami serahkan proses hukum kepada yang berwajib dan tidak lupa kami akan tetap kawal sampai sejauhmana proses hukum ini berjalan. Dan perlu kami tegaskan kasus ini adalah tindakan oknum.

‘’Jadi, kami dari EK-LMND Lotim mengajak masyarakat Lombok Timur untuk lebih bijak mengonsumsi informasi di tengah riuhnya kondisi Lombok Timur,’’ harapnya.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply