Gubernur NTB Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sumur Wakaf di Desa Ende

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) foto bersama usai peletakan batu pertama pembangunan Sumur Wakaf di Desa Ende, Lombok Tengah.

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan Sumur Waqaf yang diinisiasi oleh Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang bekerja sama dengan Bikers Brotherhood di Desa Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (20/9).

Peletakan batu pertama Sumur Waqaf oleh Gubernur NTB tersebut, didampingi oleh El Precidente (Ketua Umum) Bikers Brotherhood, Jhony Be Good Zakaria; Perwakilan ACT, Reno Mahmudin dan Lalu Alfian; Danlanud Kolonel Budi Handoyo, Danrem 162/WB, Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani dan Dirnarkoba Polda NTB, AKBP Sujarwoko.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah memberikan sambutan selamat datang kepada Bikers Brotherhood yang sudah hadir menyapa masyarakat di Pulau Lombok. Berkaitan dengan klub motor, Gubernur Zul memaparkan tentang sirkuit MotoGP akan mulai dibangun pada Oktober 2019 yang nantinya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Di tengah sambutannya, Gubernur Zul bercerita tentang persahabatan dan persaudaraan yang diambil dari kisah Genghis Khan. Melalui kisah tersebut Gubernur Zul memberikan sebuah pesan ‘Jika suatu saat ada sahabat yang melukai hatimu, tetaplah ingat bahwa ia adalah sorang sahabat’.

Di akhir sambutannya, Gubernur Zul mengapresiasi dan berterima kasih kepada Brotherhood, ACT dan tokoh-tokoh yang sudah mendukung kegiatan peletakan batu pertama Sumur Waqaf di Desa Ende. “Terima kasih kepada Brotherhood yang sudah menyapa kami di NTB, mudah-mudahan spirit NTB keindahan dan exotisme Pulau Lombok bisa kita tebarkan ke seluruh penjuru Tanah Air kita,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, El Precidente Bikers Brotherhood, Jhony Be Good Zakaria menjelaskan, kegiatan peletakan batu pertama ini adalah bentuk aksi nyata sebagai anggota Brotherhood yang bekerja sama dengan ACT. Dalam harapannya, is menginginkan agar kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali namun akan akan terus berlanjut.

“Mudah-mudahan ini bukan yang pertama dan terkahir, semoga ada manfaatnya bagi kita semua. Terima kasih yang sebesarnya, ini untuk tokoh adat dan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Perwakilan dari ACT, Reno Mahmudin dalam laporannya memaparkan tentang kegiatan Sumur Wakaf di Indonesia sudah mencapai 310 titik dan hampir menjangkau 34 Provinsi. Di penghujung laporannya, Reno mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur karena telah dilibatkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Selain peletakan batu pertama, dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan berupa 31 Alquran, 31 sarung dan 31 mukenah. Angka 31 tersebut merupakan simbol peringatan 31 tahun Bikers Brotherhood.

Di akhir kegiatan, Gubernur Zul beserta rombongan mengantar Club Motor Bikers Brotherhood menuju Kuta Mandalika sampai di Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply