Gubernur NTB Dorong Anak Muda NTB Tangkap Peluang Lewat Teknologi Digital

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (dua dari kiri).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah mendorong agar anak muda NTB menangkap peluang yang besar dari hadirnya teknologi digital. Karena masa depan adalah era bagi big data, maka kemampuan untuk mengidentifikasi semua potensi di dalamnya menjadi sangat penting. Demikian disampaikan Gubernur Zul saat menghadiri acara Telkomsel On The Mission 2019, di Taman Budaya Provinsi NTB, Selasa (24/9).

Menurut Gubernur Zul, Telkomsel selalu mendorong anak muda Indonesia untuk memanfaatkan era digital, membantu menumbuhkan komunitas serta untuk menggenggam peluang masa depan. ‘’Tadi saya sudah bicara dengan Stefanus Steve Saerang, selaku Director The Nextdev Telkomsel, bahwa mereka siap menampung sekitar 45 anak muda NTB untuk belajar dengan harapan bisa menjadi pengusaha besar dan membuka lapangan pekerjaan di bangsa yang kita cintai ini,’’ kata Gubernur Zul.

Gubernur Zul yakin anak muda NTB mampu meraih kesuksesan dengan memanfaatkan era digital jika diberikan kesempatan yang sama serta dukungan. Perusahaan startup kata Gubernur Zul, semakin berkembang pesat dengan aneka layanan yang diberikan kepada konsumen.

‘’Startup company adalah perusahaan yang diberikan kesempatan oleh kemajuan teknologi dan zaman untuk muncul tidak sampai melewati rute-rute yang dilewati oleh perusahan tradisional, namun dia muncul ke permukaan kemudian menjadi besar,’’ ujarnya.

Sementara itu, Director The Nextdev Telkomsel, Stefanus Stave Saerang melaporkan bahwa saat ini sebanyak 220 anak muda NTB mengikuti tahapan assesment untuk kemudian diseleksi menjadi 45 orang. Mereka akan melaju ke tahap berikutnya dan berhak mengikuti program intensif selama 11 hari.

Stave berharap agar 45 orang yang lulus ke tahap selanjutnya nanti bisa memiliki masing-masing satu produk dan bisa menjadi developer untuk bisa membuka lapangan pekerjaan di NTB. ‘’Harapan kami setelah mengikuti program ini mereka semua memiliki 45 produk, satu orang satu produk, karena kami fokus mencari developer,’’ katanya.

Adapun pesertanya meliputi mahasiswa, karyawan dan kalangan umum. Mereka yang lulus seleksi akan mendapat kurikulum training dan coaching yang bertujuan untuk membentuk dasar pemahaman dalam merancang produk digital. Selain di Kota Mataram, Telkomsel On The Mission 2019 juga digelar di Minahasa dan Jayapura.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply