Kejar Waktu Musrenbangdes, Desa Mekar Damai Khawatir Langgar Hukum

Suasana kegiatan Musrenbangdes di Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, menyelenggarakan Musrenbangdes penetapan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) 2020, Kamis (26/9).

Hadir dalam Musrenbangdews tersebut, Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Mustanadi, Tenaga Ahli PP Pendamping Desa Lombok Tengah, Abdul Hadi, Camat Praya, Kepala Desa, dan semua lembaga serta elemen masyarakat Desa Mekar Damai.

Tenaga Ahli (TA) Teknologi Tepat Guna (TTG) sekaligus Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Mustanadi menyinggung soal penyelenggaraan Musrenbangdes bahwa jadwalnya sudah jelas sesuai Permendagri 114 Tahun 2014 pada September. Sehingga habis September ini, seluruh desa di Kabupaten Lombok Tengah harus sudah selesai menyelenggarakannya. ‘’Khawatirnya ada problem hukum nantinya,’’ kata Lalu Mustanadi kepada Lomboktoday.co.id, Desa Mekar Damai, Kamis (26/9).

Mustanadi menjelaskan tentang konvergensi pembangunan. Banyak program dari desa, dari aspirasi DPRD Kabupaten Lombok Tengah, DPRD Provinsi NTB, DPR RI dan lain sebagainya bercampur baur tidak jelas. Akhirnya muncul saling klaim program antar mereka. Oleh karena itu, melalui dokumen Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) ini harus jelas perencanaannya agar sesudah eksekusi kegiatan tidak saling klaim karena perencanaannya jelas.

Tenaga Ahli (TA) Pendamping Pemberdayaan (PP), Abdul Hadi menekankan tentang Program Nasional Konvergensi Pencegahan Stunting sebagai program prioritas desa.

Setali tiga uang dengan Abdul Hadi, Kades Mekar Damai, Muhammad Yani mengungkapkan bahwa di Bidang Pemberdayaan Konvergensi Pencegahan Stunting menjadi prioritas utama Pemerintah Desa. ‘’Kita sudah anggarkan Rp200 juta lebih untuk program ini,’’ katanya.

Desa bermotokan Ngaro Ngaret Ngaji yang terletak di tengah-tengah Kecamatan Praya ini masih membutuhkan banyak jalan di wilayahnya. Betapa tidak, Desa Mekar Damai sebagaimana namanya baru mekar tahun 2010 lalu dari Desa Aik Mual sehingga masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) pembangunan yang akan dikerjakan.

‘’Sementara untuk Bidang Pembangunan atau pengerjaan fisik, pembukaan jalan baru, penaludan, dan pengerasan jalan masih menjadi program utama yang akan dikerjakan nanti,’’ ujarnya.(Mhd)

Kirim Komentar

Leave a Reply