Gubernur NTB Minta LSM Agar Berkontribusi Tingkatkan Kapasitas Masyarakat

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat membuka diskusi publik.

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah meminta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mendorong peningkatan kapasitas masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) khususnya dan NTB pada umumnya.

‘’Keberhasilan pembangunan itu tidak hanya dilihat dalam angka, namun sejauhmana kapasitas masyarakatnya ditingkatkan. Warga kita tidak harus menjadi penonton di tengah pesatnya kemajuan dunia usaha dan investasi,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat membuka diskusi publik yang diinisiasi oleh LSM Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) NTB, terfokus tentang tantangan KEK ke depan, di Hotel D-Max, Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng), Sabtu (5/10).

Pembangunan itu, kata Gubernur Zul di hadapan sekitar 130 LSM NTB dan Loteng yang hadir, butuh proses yang panjang dan upaya yang besar. Dan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab banyak pihak. Langkah yang dilakukan LSM ALARM NTB dan NGO lainnya, menurut Gubernur Zul adalah bagian dari meningkatkan kapasitas tadi.

‘’Ide dan gagasan itu harus dikanalisasi. Ke depan, pemimpin di kabupaten itu harus membuka semua kanalisasi itu. Tidak terlibat dengan kepentingan sempit. Nanti tak bisa terbuka. Maka syarat pemimpin itu harus pintar dan ada kerendahan hati untuk mau melayani,’’ ujarnya.

Gubernur Zul menegaskan, dengan kehadiran pemerintah dalam mendukung kanalisasi serta ide atau ruang diskusi seperti ini, setidaknya dunia usaha akan terketuk. Ia meminta kepada pemerintah daerah dan dunia usaha untuk terlibat  ke dalam usaha meningkatkan kapasitas masyarakat dan LSM. ‘’Jangan LSM menentang-nentang pengusaha, tapi ajak terlibat memikirkan ide dan gagasan lebih besar untuk kepentingan kapasitas masyarakat. Jadi, ke depan dunia usaha harus mendukung,’’ katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng, Lalu Fathul Bahri menegaskan LSM itu sangat penting. Mereka (LSM) menurut Fathul Bahri, menjadi filter dan penyaring. Keberadaan KEK di Loteng luar biasa memberi dampak. Ini menurutnya, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp35 miliar pada 7 tahun terakhir menjadi Rp215 miliar lebih.

Dengan adanya KEK, Pemkab Loteng memproyeksikan akan tumbuh setidaknya 5.000 kamar hotel. Di setiap satu kamar, ada Rp100 ribu untuk daerah. Ada minimal dua petugas room service per kamar. ‘’Anda bayangkan itu baru satu sektor saja. Belum lagi sektor lain, seperti jasa, perdagangan, telur, sayur-mayur dan jutaan ton beras dan daging,’’ kata Fathul Bahri.

Wabup Loteng ini menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah karena sinergitas dan lobinya dengan pusat, Loteng mendapat alokasi anggaran Rp1,3 trilliun untuk perluasan jalan dan jembatan menuju KEK. Pemkab Loteng kata dia, berterima kasih kepada gubernur yang ikut memprioritaskan pembangunan Loteng.

‘’Ada masalah pembebasan lahan di Loteng yang menyangkut KEK. Dengan bantuan LSM dan pak Gubernur, diharapkan akan ada solusi. Banyak masukan dan demonstrasi, menjadi ciri pemerintahan yang maju,’’ ujarnya.

Ketua LSM ALARM NTB, Lalu Hizi memberikan pernyataan terbuka kepada pers dan seluruh NGO untuk mengubah pola atau paradigma pergerakan. Jika dulu, pergerakan sifatnya keras menghujat hanya untuk menyalurkan kepentingan, sekarang tidak lagi. ‘’Kita ubah pergerakan dengan peningkatan kapasitas dan adu ide, gagasan dan pemanfaatan peluang untuk membantu pemerintah dan dunia usaha. Kita harus terlibat di dalamnya,’’ kata Lalu Hizi.

Ia pun menyoroti beberapa NGO yang kurang memahami dan membaca data atau infografis mengenai data terbaru tentang angka kunjungan wisata NTB. ‘’Hati-hati kita membaca data atau infografis. Angka kunjungan wisata kita justru naik, bergerak cepat dengan adanya direct flight Asutralia dan Malaysia. Angka itu turun karena sempat terjun bebas akibat bencana gempa. Kita harus sadar, dengan pola dan inovasi pemerintah soal direct flight tadi, selisih penurunan angka itu bisa dipersempit, bahkan menggembirakan,’’ ujarnya.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply