Gubernur NTB: Pentingnya Teknologi dalam Membangun Daya Saing Industri

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) dan Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah foto bersama disela-sela acara pembukaan The 5th Hamzanwadi International Conference On Technology and Education (HICTE) 2019, di Aula Hotel Grand Legi, Sabtu (5/10).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menghadiri The 5th Hamzanwadi International Conference On Technology and Education (HICTE) 2019 di Aula Hotel Grand Legi, Sabtu (5/10). Kegiatan ini mengusung tema meningkatkan pendidikan dan kapasitas riset dengan teknologi dan pengetahuan berbasis komputer melalui sinergi lokal-global di Era Industri 4.0.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Dr Trudy Sweeney dari Flinders University of Australia, Dr L Sivarama Khrisna dari India, Dr Mechooke Chodoung dari Thailand, Assoc Prof Ts Dr Wan Mohd Khairul Wan Mohammad Zin dari Malaysia dan Prof Ir Zainal Arifin Hasibuan selaku Kepala Asosiasi Pendidikan Tinggi Indonesia di Bidang Informatika dan Komputer. Mereka menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah selaku keynote speaker menjelaskan tentang pentingnya teknologi dalam membangun daya saing industri. Dalam hal ini, daya saing dimaknai sebagai kemampuan suatu negara, kemampuan atu bangsa, atau suatu wilayah untuk menghasilkan barang dan jasa yang menjadi standar pasar internasional.

‘’Untuk membuat standar pasar internasional sangatlah tidak mudah, kita perlu menemukan proses baru. Kita perlu menemukan cara baru untuk merealisasikan hal tersebut,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

‘’Semua teknologi sangat penting, kita harus sangat berhati-hati dalam mengidentifikasi apa yang Anda maksudkan dengan teknologi, karena proses akumulasi teknologi sangat berbeda antara negara maju dan negara berkembang,’’ katanya lagi.

Ia berharap, konferensi ini bisa menjadi salah satu langkah positif dalam mendorong perkembangan industrialisasi di NTB. ‘’Semoga dengan mengundang beberapa nama besar ke konferensi internasional tidak hanya kapasitas dan melakukan penelitian tetapi juga merupakan sinyal bagi industri untuk datang ke NTB, untuk datang ke Indonesia dan berinvestasi di daerah kami sehingga peningkatan kapasitas kemampuan teknologi dalam informasi teknologi dapat menyenangkan di daerah kami,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah selaku Rektor Universitas Hamzanwadi dalam sambutannya menyampaikan salam hangat dan terima masih kepada para pemateri yang berkesempatan hadir untuk berbagi pengalaman tentang pendidikan dan teknologi. ‘’Saya sangat berterima kasih kepada Prof Ir Zainal Arifin Hasibuan, Dr Trudy-Ann Sweeny, Dr L Sivarama Krisna, Dr Vijay Kumar Dr Mechoke Chodoung and Dr Wan Mohd Khairul yang akan membagikan pandangannya mengenai teknologi dan pendidikan,’’ katanya.

Ummi Rohmi menjelaskan pentingnya teknologi dalam pendidikan. Dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat akan sangat cepat mengalahkan sistem pendidikan yang ketinggalan zaman.

Ummi Rohmi mengucapkan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah mempercayakan konferensi tersebut kepada Universitas Hamzanwadi, dan seluruh pemateri dan peserta yang hadir dalam acara tersebut. Ummi Rohmi sangat optimis bahwa konferensi tersebut akan menuntun pada perubahan yang positif menciptakan kesadaran untuk menghasilkan pengajaran yang efektif dan kolaboratif bagi pendidikan NTB di masa depan.

Rangkaian acara pembukaan The 5th Hamzanwadi International Conference On Technology and Education (HICTE) 2019 diisi dengan persembahan-persembahan mahasiswa dari Universitas Hamzanwadi dan konferensi pers dengan pemateri atau keynote speaker acara tersebut.(dra)

Kirim Komentar

Leave a Reply