Kekeringan Berkepanjangan, Puluhan Emak-Emak Demo AMNT Minta Air Besih

Puluhan ema-emak saat mendatangi kantor Security di gate pintu masuk ke Tambang Batu Hijau PT. AMNT.

Oleh: Fajar Ngudi P |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kekeringan berkepanjangan di musim kemarau tahun ini, membuat resah warga di lingkar tambang Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Karena tak kunjung mendapatkan bantuan air bersih, puluhan ema-emak mendatangi kantor Security di gate pintu masuk ke Tambang Batu Hijau PT AMNT, tepatnya di belakang Polsek Sekongkang, Senin (14/10). Puluhan emak-emak itu memaksa masuk untuk menyampaikan aspirasinya kepada pihak perusahaan guna meminta bantuan air bersih.

Tina (45), tokoh wanita Desa Kemuning mengatakan, perusahaan tambang PT. AMNT sekarang ini tidak peka terhadap persoalan masyarakat di  sekitar lingkar tambang. Seperti yang terjadi  sekarang ini, masyarakat kesulitan air namun tidak segera diberikan bantuan. Dan malah menunggu didatangi masyrakat baru ada respon.

‘’Jauh perhatiannya. Tidak seperti di era Newmont Nusa Tenggara (NNT), di mana ketika musim kering perusahaan tambang langsung memberikan air kepada masyarakat dan tidak perlu masyarakat itu berteriak-teriak,’’ kata Tina.

Pada musim kemarau sekarang ini, di wilayah Sekongkang sudah kekeringan air PDAM. Begitu pula dengan sumur-sumur warga, sebagian besar airnya sudah kering. Tapi, ironisnya justru setiap hari perusahaan membawa mobil tanki berisi air untuk menyirami jalanan menuju tambang. ‘’Inikan sangat menyedihkan. Jadi, kami menuntut agar pihak perusahaan memberikan air bagi warga untuk kebutuhan setiap hari,’’ ujarnya.

Selain itu, warga juga meminta diberikan Tandon untuk menampung air, mengingat di perusahaan AMNT tersebut banyak terdapat Tandon yang tidak terpakai. ‘’Apabila tuntutan kami ini tidak segera diindahkan, maka kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi,’’ ancamnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply