Capaian SUKMA Versi Kualisi Kependudukan, Kabul: IPM Lotim Melampaui Target RPJMD

Lalu Muh Kabul.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy dan Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi (SUKMA) di Bumi Patuh Karya Lombok Timur ini, ada tren peningkatan pada sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil ini adalah menurut catatan Kualisi Kependudukan Lombok Timur yang dalam setahun kepemimpinannya disebut mampu menjabarkan visi misinya ke dalam strategi, arah kebijakan,  program pembangunan, dan indikator kinerja sebagaimana tertuang dalam RJPMD Lombok Timur 2018-2023.

Lalu Muh Kabul.

Ketua Koalisi Kependudukan Lombok Timur, Lalu Muh Kabul kepada Lomboktoday.co.id, di Sekretariat Kualisi Kependudukan Lotim, Rabu (23/10) menjelaskan, capaian kinerja SUKMA selama setahun berjalan, harus mengacu pada target dan indikator RPJMD.

Lebih jauh Lalu Kabul menyatakan, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh BPS Lombok Timur, capaian IPM Lombok Timur sebesar 65,36 atau melampaui kondisi awal yang ditetapkan dalam RPJMD sebesar 65,26. ‘’Sejumlah komponen IPM seperti angka harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan daya beli paritas juga melampaui kondisi awal dalam RPJMD,’’ katanya.

Dengan mengacu pada data BPS Lombok Timur, pria yang malang-melintang di dunia LSM itu menyatakan bahwa capaian angka harapan lama sekolah di Lotim sebesar 13,50 tahun atau melampaui kondisi awal RPJMD sebesar 13,40 tahun. Selanjutnya capaian rata-rata lama sekolah sebesar 6,45 tahun atau melampaui kondisi awal RPJMD sebesar 6,42 tahun. Di sisi lain, capaian paritas daya beli sebesar Rp9.268.000 per kapita atau melampaui kondisi awal RPJMD sebesar Rp9.155.000 per kapita.

Selain capaian IPM dalam diskusi, Kabul juga mengungkapkan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu tujuan ‘’Millenium Development Goals (MDGs)’’ dan MDGs ini telah berakhir pada tahun 2015. Keberlanjutan dari MDGs 2015 adalah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2015-2030 atau ‘’Sustainable Development Goals (SDGs) 2030’’. SDGs 2030 merupakan agenda global yang telah disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan SDGs 2030 merupakan salah satu isu strategis internasional yang dituangkan dalam RPJMD Lombok Timur 2018-2023.

SDGs 2030 lanjut Mamiq Kabul (sapaan akrabnya) memiliki 17 tujuan, dimana yang menjadi tujuan pertama adalah menghapus kemiskinan. Menurutnya, bahwa berdasarkan data BPS Lombok Timur di mana angka kemiskinan di Lombok Timur sebesar 16,55 persen atau turun 1,73 point dari angka kemiskinan tahun sebelumnya. ‘’Angka kemiskinan Lotim sebesar 16,55 persen itu telah sesuai dengan kondisi awal yang ditetapkan dalam RPJMD Lombok Timur,’’ ujarnya.

Menurutnya, capaian tingkat pengangguran terbuka dan setengah pengangguran di Lotim dengan merujuk pada data BPS. ‘’Capaian tingkat pengangguran terbuka di Lotim sebesar 3,11 persen. Artinya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 3,64. Di mana, capaian tingkat pengangguran terbuka ini di bawah kondisi awal yang ditetapkan dalam RPJMD sebesar 3,6 persen,’’ katanya.

Artinya menurut Kabul, SUKMA telah menorehkan berbagai capaian keberhasilan dalam satu pemerintahannya dan telah ‘’on the track’’ atau berada pada jalur yang tepat dalam melakukan percepatan pembangunan Lotim.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here