Usai Daftar di NasDem, Andy Azizi Bilang Pendukungnya Sampai Sekarang Masih Tetap Solid dan Setia

H Andy Azizi Amin (paling tengah) saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Pilkada DPD Nasdem KSB.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, H Andy Azizi Amin (Andy Azizi) secara resmi mendaftarkan diri di Sekretariat Penjaringan Bakal Calon Pilkada DPD Partai Nasdem KSB, tadi malam (Rabu malam, 23/10).

Usai mendaftarkan diri, Andy Azizi menyatakan bahwa para pendukungnya sampai sekarang masih tetap solid dan setia. Karena memiliki tujuan dan semangat yang sama yakni menginginkan terwujudnya sebuah perubahan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Dalam kesempatan tersebut, Andy Azizi mengakui, para kandidat yang akan menjadi lawan tarungnya di Pilkada KSB 2020 mendatang, semuanya merupakan lawan berat. Tapi, ia menegaskan bahwa lawan-lawannya itu, termasuk petahana, tidak seberat lawan yang dihadapinya pada Pilkada KSB 2010 lalu. Di mana, saat itu ia yang berpasangan dengan Dirmawan bertarung head to head melawan KH Zulkifli Muhadli (Kyai Zul)-H Mala Rahman yang juga merupakan pasangan calon petahana.

Di Pilkada 2010 saat melawan petahana saat itu, ia memperoleh suara mencapai 47 persen. Secara persentase, jumlah suara itu lebih besar dibandingkan kemenangan yang berhasil dicapai bakal calon petahana saat menang di Pilkada KSB tahun 2015 lalu.

‘’Bagi saya, semua calon itu berat, siapapun yang akan saya hadapi. Tetapi saya harus objektif, bahwa tahun 2010 lalu semua calon yang ada sekarang ini tidak sekelas Pak Kyai. Beliau (Kyai Zul) ada kharisma, ada prestasinya, itupun saya kalah tipis. Jadi, semua calon berat, tetapi tidak seberat lawan yang dulu saya hadapi di Pilkada 2010 lalu,’’ kata Andy Azizi.

Disinggung soal bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Andy Azizi menyatakan tidak memasang syarat muluk-muluk. Katanya cukup membawa dua kursi parpol untuk melengkapi tiga kursi yang dimiliki Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD KSB.

Selain mendaftar ke Nasdem, sebelumnya Andy Azizi juga telah mengikuti proses pemilihan internal di PKS. Dari lima kandidat, ia menyatakan terpilih sebagai nomor satu.

‘’Sekarang saya ada tiga kursi. Kalau misalnya bisa gabung dengan salah satu kader Nasdem, maka sudah pas lima kursi, cukuplah sebagai pengusung. Tapi, untuk calon wakil ini kan belum final. Mana yang cepat saja, yang didukung dua kursi. Dengan siapa saja saya bisa bekerja sama,’’ ujarnya.

Andy Azizi menyatakan optimis bisa mendapatkan tambahan dukungan parpol untuk melaju ke Pilkada KSB 2020 nanti. Apalagi ia sudah memiliki modal tiga kursi. Selain ke Nasdem, ia juga akan mendaftar ke parpol lain untuk melengkapi syarat lima kursi parpol pengusung.

‘’Soal nantinya ada parpol lain yang bergabung itu tidak masalah yang penting kita lengkapi syarat dulu. Masak dari 8 parpol yang ada sekarang ini, tidak ada satupun kadernya yang berani maju sebagai calon wakil, kan sayang sekali kalau peluang itu dibiarkan,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply