Untuk Bacawabup KSB, Andy Azizi Tidak Mematok Syarat Tinggi

Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, H Andy Azizi Amin (kanan) saat bersama Johan Rosihan (tengah).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, H Andy Azizi Amin tidak mematok syarat yang tinggi bagi Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang akan mendampinginya pada Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 2020 mendatang. Hal ini dikarenakan ia sudah memiliki modal tiga kursi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). ‘’Saya tantang para kader partai politik (Parpol) yang ada di KSB untuk berani tampil mencalonkan diri sebagai Bacawabup Sumbawa Barat di Pilkada 2020 mendatang,’’ kata Bacawabup Sumbawa Barat, H Andy Azizi Amin.

Andy Azizi mengakui untuk Bacawabup yang bakal akan mendampinginya pada Pilkada KSB 2020 mendatang, memang sejauh ini belum final dengan figur manapun. Hanya saja, bagi yang ingin serius mau mendampinginya, kata Andy Azizi, siapa saja dipersilakan, dan yang bersangkutan cukup membawa dua kursi parpol untuk melengkapi tiga kursi yang dimiliki PKS di DPRD KSB. ‘’Masak dari 8 parpol yang ada sekarang ini, tidak ada satupun kadernya yang berani maju sebagai bakal calon wakil bupati, kan sayang sekali kalau peluang itu dibiarkan,’’ ujarnya.

Terkait dukungan PKS, Andy Azizi mengatakan, sebelumnya ia telah mengikuti proses pemilihan internal (PUI) di DPD PKS KSB. Dari lima kandidat itu, ia terpilih sebagai nomor satu. Selain itu, ia juga telah berbicara dengan DPP PKS pasca PUI di DPD PKS KSB, dan telah bertemu dengan Johan Rosihan, pengurus DPW PKS NTB, yang juga anggota TPPD DPD PKS KSB sekaligus Angotota DPR RI. Bahkan bertemu Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah sebagai TPPW PKS NTB serta bertemu langsung dengan Presiden PKS, M Sohibul Iman di DPP PKS.

Dalam pertemuan dengan Johan Rosihan dan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, kata Andy Azizi, para petinggi PKS NTB itu menjelaskan bahwa ia adalah pemenang dalam PUI yang dilaksanakan DPD PKS KSB. ‘’Dengan Pak Sohibul Iman (Presiden PKS), saya kadang-kadang ngumpul sama beliau, informal saja sifatnya. Saya jelaskan prosesnya, ya beliau tinggal menunggu begitu saya ada pendampingnya langsung saya bawa. Jadi, sekarang saya ada tiga kursi. Kalau misalnya bisa gabung dengan salah satu kader NasDem atau parpol lain, pas lima kursi, cukup sebagai pengusung,’’ katanya.

Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, H Andy Azizi Amin (kiri).

Mengenai optimisme bisa memenangkan pertarungan di Pilkada KSB nanti, Andy Azizi menyatakan ia sudah mempunyai modal suara pemilih yang loyal dan setia, karena memiliki tujuan dan semangat yang sama, yakni terwujudnya perubahan di KSB.

Andy Azizi menjelaskan, di Pilkada 2010 saat head to head melawan petahana saat itu, KH Zulkifli Muhadli-H Mala Rahman, perolehan suara yang diraihnya mencapai 47 persen. Secara persentase, kata Andy Azizi, jumlah suara tersebut lebih besar dibandingkan kemenangan yang berhasil dicapai bakal calon petahana saat menang di Pilkada KSB tahun 2015 lalu. ‘’Bagi saya, semua calon itu berat, siapapun yang akan saya hadapi. Tetapi saya harus objektif, tahun 2010 lalu semua calon yang ada sekarang ini tidak sekelas Pak Kyai. Beliau (Kyai Zul) ada kharisma, ada prestasinya, itupun saya kalah tipis,’’ ujarnya.

Dari 11 parpol pemilik kursi DPRD KSB hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu, 8 parpol di antaranya meraih masing-masing 2 kursi, yakni Gerindra, PPP, NasDem, PKPI, PAN, Demokrat, PKB, dan PBB. Sementara PDIP meraih 5 kursi dan PKS 3 kursi. Sedangkan Golkar meraih 1 kursi.

Dari sekian banyak parpol itu, yang sejauh ini telah resmi menyatakan akan mengusung kader sendiri adalah, PDIP yang akan mengusung HW Musyafirin (bupati/petahana), PPP yang akan mengusung Fud Syaifuddin (wakil bupati/petahana) dan Demokrat yang akan mengusung Mustakim Patawari (Ketua DPC Demokrat KSB).(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply