Diskominfotik dan Telkomsel Bekerja Sama Manfaatkan TIK Promosikan NTB

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi (tengah).

Oleh: Lalu Mandra Setiawan |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi mengatakan, tahun ini akan memanfaatkan secara maksimal teknologi informasi dan komunikasi sebagai media mempromosikan NTB di kancah yang lebih luas, bekerja sama dengan salah satu BUMN di bidang telekomunikasi yakni Telkomsel.

NTB memiliki banyak potensi luar biasa, seperti destinasi wisatanya. Kalau disentuh dengan teknologi, pasti akan lebih memberikan eksistensinya. ‘’Salah satunya mempromosikannya melalui layanan Max Stream, HBO Go yang dimiliki Telkomsel,’’ kata Aryadi sapaan akrabnya, saat ditemui usai gelaran Inspiratif Expo di Jalan Udayana Mataram, Ahad (3/11).

Aryadi mengatakan, program bersama Telkomsel tersebut akan menyasar anak-anak muda yang berbakat di NTB untuk menjadi kreator video terkait program uggulan daerah. Di mana, video yang dihasilkan nantinya akan dipublish menggunakan fitur terbaru Max Stream dari Telkomsel. ‘’Kita selama ini banyak memproduksi video pendek/vlog, film tentang keunikan dan pesona pariwisata serta berbagai produk budaya dan kearifan lokal lainnya yang layak kita perkenalkan ke mancanegara,’’ ujarnya.

Sementara Telkomsel saat ini mempunyai layanan menarik berjejaring internasional ‘’Max Stream’’. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai wadah mempromosikan pariwisata NTB dan keunikan lainnya kepada dunia. Hanya saja, diakuinya untuk bisa tayang di jaringan Sax Strem, HBO Go, karya video film atau vlog tersebut, harus memenuhi syarat kualitas dan tercatat sebagai hak kekayaan intelektual (HAKI).

‘’Itulah ke depan, karya-karya seni seperti film, video vlog dari anak-anak NTB yang bertalenta, akan terus kita dorong peningkatan kualitasnya, agar layak tayang di Max Stream, HBO Go,’’ kata Aryadi didampingi Manager Telkomsel Bidang Video & Music Sales Program Jawa Bali, Agung Paty Lupinto.

Dalam kesempatan itu, Manager Telkomsel Bidang Video & Music Sales Program Jawa Bali, Agung Paty Lupinto mengatakan, pihaknya akan membantu pengembangan publikasi program unggulan daerah NTB melalui layanan terbarukan Max Stream. Namun perlu pembahasan lebih lanjut teknisnya seperti apa. ‘’Intinya kita tetap siap berkontribusi bersama apalagi ini untuk daerah,’’ kata Agung.

Di samping itu, Aryadi yang juga Mantan Irbansus pada Inspektorat NTB tersebut mengatakan, program unggulan yang menjadi prioritas seperti 99 desa wisata, harus mendapat tempat untuk dipromosikan secara masif. Destinasi wisata ke depan harus dikenal tidak hanya di dalam daerah namun harus mengglobal. Sejauh ini, Diskominfotik NTB masih melakukan komunikasi dengan pihak Telkomsel terkait hal publikasi program unggulan daerah melalui layanan terbarunya.

Selama ini, Pemda NTB melalui Diskominfotik sudah melakukan berbagai upaya dalam hal sosialisasi publikasi program daerah, seperti pemanfaatan sosial media dan website, juga memperkuat kemitraan dengan media arus utama dan kolaborasi bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB mendorong lembaga penyiaran di NTB untuk terus menayangkan potensi program prioritas daerah melalui 10% kuota siaran lokalnya.

Beberapa waktu lalu, juga telah sukses dilaksanakan sejumlah lomba karya seni jurnalistik seperti lomba vlog, phonegraf, poster dan Audisi Akademi Presenter, yang merupakan terobosan baru bagi dunia entertainment show biz. Misinya bertujuan membuka ruang ekspresi kepada publik seputar pemahamannya tentang media komunikasi, khususnya dunia penyiaran. Sekaligus juga mendorong potensi dan kualitas output SDM generasi muda berbakat di NTB agar mereka mampu bersaing di level nasional maupun internasional menuju NTB Gemilang.

Lebih lanjut dikatakan Aryadi, untuk mendukung hal tersebut, pengembangan infrastruktur jaringan internet di NTB terus dilakukan. Penanganan area blank spot dan penguatan sinyal pada area yang low sinyal, terus diupgrade dan didorong pembangunannya agar jaringan internet di beberapa titik stabil. Karena, hal ini masih menjadi otoritas pemerintah pusat. Maka, pemasangan penguatan jaringan internet  (repeatear) terus dikomunikasikannya bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply