Diduga Aniaya Istri, Seorang Nelayan di Labuhan Lalar Dibekuk Polisi

Salah seorang nelayan, inisial SN (47) (tengah) diamankan polisi karena diduga telah menganiaya istri pertamanya, NI (42) hingga babak belur.

Oleh: Fajar Ngudi P. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumbawa Barat. Salah seorang nelayan, inisial SN (47) diduga menganiaya istri pertamanya, NI (42) hingga babak belur. Akibat dari perbuatannya itu, akhirnya SN kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Karena NI yang sehari-hari sebagai pedagang itu tak tahan dianiaya hingga babak belur oleh suaminya sendiri, SN, terpaksa mendatangi Mapolres Sumbawa Barat untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.

Informasi yang dihimpun Lomboktoday.co.id di lapangan menyebutkan, kasus KDRT itu terjadi akibat dari perasaan tersinggung sang suami (SN) pada istri dan anaknya yang disangka telah membicarakan istri keduanya yang kini sedang bekerja di Arab Saudi.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa melalui Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat, AKP Muhaemin saat dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

‘’Kasus KDRT ini terjadi pada hari ini, Kamis (14/11) dan terduga pelaku kini sudah kita amankan di Mapolres Sumbawa Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,’’ kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat, AKP Muhaemin, di kantornya, Kamis (14/11).

Muhaemin menjelaskan, tempat kejadian perkara (TKP) di rumah terduga pelaku sendiri, tepatnya di Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Adapun kronologi kejadian kasus KDRT itu, lanjut Muhaemin, pada Selasa lalu (29/10), sekitar pukul 17.30 Wita, korban NI tak lain adalah istri pertama terduga pelaku, SN, sedang mengulek sambal di rumahnya, di Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, KSB.

Setelah beberapa saat keluar rumah, terduga pelaku SN datang, namun didapatinya istri dan anaknya sedang asyik ngobrol di dapur sambil memasak. SN yang merasa curiga istri dan anaknya membicarakan dirinya dan istri keduanya langsung mencekik leher korban. Kemudian terduga pelaku mengambil batu cobek yang korban pegang dan memukul jidat korban berkali-kali menggunakan batu cobek tersebut. Setelah itu, korban langsung berlari keluar dari rumahnya untuk meminta pertolongan.

Setelah ada laporan dari korban, Satuan Reskrim Polres Sumbawa Barat langsung bergerak dan menangkap terduga pelaku di TKP tanpa ada perlawanan. Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 (satu) buah batu cobek yang digunakan terduga pelaku untuk menganiaya korban.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply