Polres Sumbawa Barat Kembali Bekuk Pengedar Sabu

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan polisi.

Oleh: Fajar Ngudi P. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kinerja jajaran Polres Sumbawa Barat patut diacungi jempol. Pasalnya, Polres di bawah kendali AKBP Mustofa itu kembali berhasil membekuk bandar sekaligus pengedar barang haram berupa sabu, pada Ahad kemarin (17/11).

Adapun terduga pelaku yang berhasil dibekuk yakni inisial IS (37), warga Taliwang bersama rekannya, inisial RA (35), warga Tamekan Taliwang. Terduga pelaku IS dan RA ini berhasil dibekuk oleh Anggota Tim Operasi Antik Gatarin 2019 Polres Sumbawa Barat sekitar pukul 20.00 Wita, di rumah inisial IP yang  beralamat di Kecamatan Taliwang, KSB.

Operasi Antik Gatarin 2019 ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sumbawa Barat, IPTU Budiman Perangin Aangin. Selain membekuk terduga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 13 poket sabu, 1 buah klip plastik berisi sabu, 1 buah timbangan merk Harnic, 1 buah HP merk HTC warna putih, 1 buah HP merk OPPO warna merah, 1 buah HP merk Samsung warna hitam, 1 buah HP merk Samsung warna putih, 5 buah korek gas, 1 buah jarum, 2 buah sekop dari pipet plastik, 1 bungkus klip kosong, uang milik Ilias sebanyak Rp4,2 juta dan uang milik Rudi sebanyak Rp1.540.000. Dalam penangkapan ini disaksikan oleh beberapa warga antara lain, inisial SN (42) dan ZI (47), keduanya warga Taliwang.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa melalui Kasat Narkoba Polres Sumbawa Barat, IPTU Budiman Perangin Angin menjelaskan kronologi kejadiannya, ia mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di TKP telah terjadi transaksi narkoba yang sudah meresahkan masyarakat. Selanjutnya anggota tim Operasi Antik Gatarin 2019 Polres Sumbawa Barat menuju ke TKP untuk melakukan penggerebekan.

Pada Ahad (17/11), sekitar pukul 20.00 Wita, di sebuah rumah beralamat di Kecamatan Taliwang, KSB, telah terjadi tindak pidana menyimpan, menjual dan mengedarkan barang terlarang narkotika golongan satu jenis sabu. Tersangka IS bin ZN dan tersangka RA alias BT bin SI dengan cara tersangka IS bin ZN menitipkan sabu sebanyak 13 poket kepada tersangka RA alias BT pada Sabtu malam (16/11) sekitar pukul 19.30 Wita, di rumah tersangka IS bin ZN. dan rencananya sabu yang dititipkan oleh tersangka IS bin ZN kepada tersangka RA alias BT tersebut akan dijual dengan harga Rp200.000 per poketnya, namun pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka IS bin ZN di rumahnya, ditemukan 1 (satu) lembar plastik klip berisi sabu di saku celana sebelah kiri yang dipakai oleh tersangka IS bin ZN, dan 13 (tiga belas) poket sabu ditemukan di belakang bupet ruang tengah rumah tersangka IS bin ZN.

Pada saat dilakukan penggerebekan oleh polisi, tersangka RA alias BT sempat lari ke arah ruang tengah rumah dan membuang 13 (tiga belas) poket sabu tersebut ke belakang bupet, namun dengan kesigapan polisi barang bukti tersebut dapat ditemukan. Sehingga atas kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Sumbawa Barat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Akibat perbuatanya, terduga pelaku tindak pidana narkoba dapat dikenakan Pasal 114 ayat (1) junto Pasal 112 ayat (1) junto Pasal 27 ayat (1) huruf a UU RI Nomor: 35/2009 tentang narkotika. Dalam hal ini, pelaku bisa dikenakan ancaman hukuman puluhan tahun penjara.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply