9 Pelajar Ikuti Lomba Pencak Silat Tingkat Nasional di Surabaya

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (tengah) foto bersama para atlet yang akan mengikuti lomba penca silat di Surabaya.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dari biaya yang sedikit itu, akan dihasilkan hal yang spektakuler dan bagus dalam menaikkan harkat martabat masyarakat Kabupaten Lombok Timur. Demikian disampaikan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy saat silaturahmi dan melepas para atlet pencak silat pelajar yang akan mengikuti lomba pencak silat tingkat nasional di Surabaya, Jawa Timur.

Acara yang berlangsung di ruang rapat Bupati Lotim, Selasa (19/11), dihadiri oleh Kadispora Lotim, pelatih pencak silat, para orang tua atlet dan 9 atlet pencak silat.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy dalam arahannya mengucapkan terima kasih yang tulus atas jasa dan pengorbanan yang telah bapak/ibu berikan kepada Lombok Timur dalam mengharumkan nama daerah dan NTB pada saat ini maupun yang akan datang.

‘’Saya ucapkan terima kasih kepada atlet dan para pelatih karena sudah susah payah berjuang untuk menjadikan anak-anak kita ini pesilat tangguh, srikandi-srikandi yang tangguh, pendekar-pendekar yang mumpuni pada masa kini maupun masa yang akan dating,’’ katanya.

Lombok Timur sekarang sedang berjuang memperbaiki insfrastuktur, berjuang menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menuju jenjang lebih baik, di antaranya dengan mengikuti event seperti ini dalam dunia olah raga.

‘’Kita ketahui bersama bahwa untuk level nasional kita cukup bagus sudah masuk 10 besar dan mudahan bisa mempertahan untuk itu. Upayakan kita mempertahankannya sudah barang tentu kita akan bekerja keras di bidang masing-masing. Bidang pencak silat berikhtiar semaksimal mungkin untuk mendapatkan mendali perunggu, perak dan Insya Allah mendapatkan mendali emas dalam event ini,’’ ujarnya.

Ikhtiar ini untuk membawa nama baik masyarakat Lombok Timur, yang mana penduduknya paling banyak dan wilayahnya paling luas di Pulau Lombok. Untuk itu, ia berharap kepada semua unsur masyarakat, dengan beriktihar semaksimal mungkin untuk mencari prestasi, baik di bidang tinju, bidang pencak silat, bidang karate, dan atlektik.

Dengan biaya yang kecil, kata Sukiman, akan muncul hasil yang optimal dan prestasi yang bagus. Ada olahraga biayanya besar, akan tetapi mendalinya hanya satu. Contohnya seperti sepak bola dan voli. Biayanya besar, satu kali memberangkatkan kontingen itu dengan biaya ratusan juta dan mendapatkan prestasi dengan mendali hanya satu.

Tetapi olahraga atletik, dengan biaya kecil modalnya hanya sehat, kaki sehat, badan sehat, bisa lari, bisa jalan, bisa naik sepeda biaya kecil tetapi mendalinya luar biasa banyak. ‘’Olahraga seperti inilah ke depannya kita akan pupuk, kita akan bina, kita akan fasilitasi, karena biaya sedikit tapi hasilnya banyak dan nampak. Dari biaya yang sedikit itu akan dihasilkan hal yang spektakuler dan bagus dalam hal menaikkan harkat martabat masyarakat Lombok Timur,’’ katanya.

Bupati Sukiman berpesan kepada para atlet untuk menjaga diri, menjaga nama baik, menjaga kesehatan, selalu ikhtiar seoptimal mungkin, dengan penuh sportifitas dalam meraih prestasi.

‘’Selamat berjuang anak-anakku semua, jangan pernah merasa minder, jangan pernah merasa nomor dua, harus tetap di hati kalian itu. I’am is the best, I’am number one, karena kalau sudah tertanam tekad itu dalam hati, maka semua akan berjuang seoptimal mungkin dan jangan lupa shalat dan berdoa,’’ ujarnya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply