Cari Kerang, Seorang Warga Desa Sekongkang Atas Tenggelam di Setingkul Pantai Tropi

Kapolsek Sekongkang, IPDA Adiyatmaja, Danramil Sekongkang, Kapten Agus dan anggota Basarnas Sumbawa saat mulai melakukan pencarian terhadap korban tenggelam.

Oleh: Fajar Ngudi P. |

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Nasib naas menimpa Abdul Maas alias Dadang (38). Pasalnya, warga Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tenggelam saat madak (mencari kerang) di Setingkul Pantai Tropi Sekongkang, KSB.

Kronologis kejadiannya, korban Dadang bersama rekannya, Adi (34), warga Desa Sekongkang Bawah mencari kerang di Setingkul Pantai Tropi Sekongkang, KSB, pada Senin sore (25/11), sekitar pukul 15.30 Wita.

Saat mereka turun di lokasi tempat kerang-kerang itu berkumpul, tiba-tiba ombak besar menghantam sehingga menyeret korban masuk ke dalam laut. Saat melihat korban yang sudah masuk ke dalam laut dan terseret ombak sekitar 40 meter, bagi Adi sudah tidak ada harapan lagi untuk bisa menolong korban. Sehingga Adi pun lari mencari bantuan pertolongan dari warga sekitarnya. Akhirnya, ratusan warga Sekongkang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) yakni Pantai Tropi untuk memberikan pertolongan.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa melalui Kapolsek Sekongkang, IPDA Adiyatmaja saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, begitu mendapatkan informasi, ia bersama anggota langsung menuju lokasi. Tak ketinggalan pula Komandan Kodim (Dandim) 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Edy Oswaronto melalui Komandan Koramil (Danramil) Sekongkang, Kapten Agus dan anggota juga turun ke lokasi kejadian bersama pihak Basarnas Sumbawa memimpin pencarian korban.

Pencarian korbanpun dilanjutkan hingga esok harinya. Namun sampai berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. ‘’Sudah waktunya di KSB ini ada kantor Perwakilan Basarnas, melihat geografis KSB yang mayoritas perairannya luas dan seringnya terjadi musibah seperti ini. Tidak seperti sekarang ini ada kejadian, kita telepon Basarnas Sumbawa dan baru sampai di KSB enam jam kemudian,’’ kata Kapolsek Sekongkang, IPDA Adiyatmaja.

Dalam kesempatan yang sama, Danramil Sekongkang, Kapten Agus menyampaikan, memang selayaknya di KSB ini harus sudah ada Kantor Basarnas. Hal ini perlu melihat kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki Basarnas dalam melakukan kegiatan di lapangan yang cukup memadai.

Salah seorang warga Sekongkang Bawah, Jones (40) yang sering mencari kerang menceritakan, di lokasi ini diperkirakan sudah empat kali terjadi orang tenggelam yang terseret ombak. Dan semua korban tidak ada yang bisa ditolong.

Namun, dengan besarnya ombak dan terjalnya batu karang di Setingkul Pantai Tropi ini, justru tak membuat orang untuk jera mencari kerang (madak). ‘’Ya, dengan cuaca yang tidak menentu ini, kita sarankan kepada masyarakat yang sering madak untuk lebih waspada. Jangan sampai ada lagi jatuh korban jiwa,’’ katanya.(Sid)

 

Kirim Komentar

Leave a Reply