Polres Lotim Ringkus Pelaku Jambret Jalur Pringgabaya-Anjani

Para tersangka yang berhasil diringkus polisi bersama barang bukti (BB).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Tim Resmob Satreskrim Polres Lombok Timur (Lotim) di-backup anggota Polsek Suela dan Polsek Pringgabaya berhasil meringkus sejumlah kawanan pelaku jambret yang kerap beraksi di jalan jurusan Pringgabaya hingga kawasan Anjani.

Dari sejumlah kejadian, salah satu korbannya adalah anggota TNI asal Sumbawa yang baru saja naik di Kayangan yang akan kembali ke tempat tugasnya di Bali.

Korban bernama Kosmas Emanuel Sera yang merupakan anggota TNI yang baru selesai melaksanakan cuti dan berangkat dari rumah korban di Sumbawa menggunakan baju dinas bersama istrinya menuju Pelabuhan Lembar. Setibanya di Desa  Anjani, Kecamatan Suralaga, korban dipepet oleh 2 orang menggunakan sepeda motor dari arah belakang dan menarik tas istri korban yang berisi barang-barang berharga.

Suami korban berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa barang berharga milik korban berupa 1 buah cincin emas, 1 buah gelang emas, 1 buah kalung emas, 1 buah HP Oppo A37 F dan uang tunai senilai Rp2,5 juta. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian senilai Rp30 juta. Dan kasus tersebut telah dilaporkan ke Mapolres Lotim.

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Md Yogy Purusa Utama mengatakan, berdasarkan laporan polisi, sejumlah kasus di kawasan tersebut tercatat 4 (empat) kasus sejak Mei 2019 lalu. Di antaranya, kasus jambret tanggal 17 Nopember 2019, kasus jambret tanggal 4 Mei 2019, kasus jambret 29 Mei 2019, dan kasus jambret 30 Juni 2019.

Dilaporkan, pada Selasa (10/12), sekitar pukul 02.00 Wita-selesai, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lotim di Back Up anggota Polsek Suela dan anggota Polsek Pringgabaya berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan raya Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lotim, di mana korbannya merupakan anggota TNI dan berhasil menangkap 2 pelaku utama serta 2 penadah barang hasil kejahatan.

Sejumlah pelaku yang berhasil diringkus di antaranya; inisial MRS alias P (27), warga Desa Senang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lotim (pelaku utama); inisial RS alias R (20), warga Dusun Rembiga, Desa Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lotim (pelaku utama); inisial J alias AT (42), warga Dusun Sengalang-alang, Desa Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lotim (penadah); inisial M alias S (35), warga Dusun Rembiga, Desa Jeringo, Kecamatan Suela. Kabupaten Lotim (penadah).

Disebutkan, dari semua kasus terjadi di lokasi yang berbeda di antaranya; Jalan Raya Anjani, Kecamatan Suralaga; Jalan Raya Pringgabaya Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya; Jalan Raya Pringgabaya Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya; Jalan Raya Depan Pom Bensin Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lotim.

Identitas para korban teridentifikasi terdiri dari laki-laki dan perempuan antara lain; Kosmas Emanuel Sera (29), seorang anggota TNI, warga Kompi Senapan C, Yonit Mekanis 741 GN,  Desa Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Negara, Provinsi Bali; Haniti (39), seorang ibu rumah tangga, warga Dusun Seimbang, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lotim; Abdul Malik (34), warga Desa Pekat, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa; Bq Kamilatul Zohriah (39), warga Dusun Borok Kelak, Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lotim.

Dijelaskan, modus dan kronologis kejadian, pelaku yang berjumlah 2 orang itu melakukan aksinya pada malam hari dengan cara mengincar korbannya yang sedang melintas di jalan raya, menggunakan sepeda motor dengan membawa barang barang berharga yang di simpan di dalam tas.

Selanjutnya pelaku membuntuti korban dari belakang, sesampainya di tempat sepi, pelaku menarik tas korban dari samping hingga terputus sehingga beberapa korbannya terjatuh dari sepeda motor dan tidak sadarkan diri. Para pelaku kerap melakukan aksi kejahatan serupa dengan modus yang sama.

Kasat Reskrim menguraikan kronologis penangkapan, pelaku inisial MRS alias P (27) ditangkap di rumahnya di Dusun Rembiga, Desa Jeringo, Kecamatan Suela, Lotim. Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pelaku inisial RS alias R (20) di Desa Senang, Kecamatan Pringgabaya, Lotim.

Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku memberontak melawan petugas dengan dibantu oleh keluarganya untuk  menghalangi proses penangkapan sekaligus berusaha membebaskan pelaku yang sudah diamankan petugas sebelumnya, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku dengan tembakan lurus yang menembus betis pelaku.

Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) antara lain; 1 buah HP Oppo A37F milik korban, 1 buah HP Samsung Tab milik korban, 1 buah HP Oppo milik korban, 1 buah HP Xiaomi milik korban, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan saat beraksi, 1 unit sepeda motor Yamaha Byson yang digunakan saat beraksi, 2 ekor kambing yang dibeli oleh pelaku dari hasil kejahatan, sebilah parang milik pelaku, sebilah celurit milik pelaku.

Catatan kepolisian menyebutkan, setelah dilakukan pengecekan terhadap sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan oleh pelaku, ternyata sepeda motor tersebut merupakan sepeda motor curian yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Senang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lotim; pelaku mengaku melakukan aksinya kurang lebih 10 kali dengan modus yang sama di daerah Lotim; beberapa barang bukti (BB) berupa barang berharga milik para korban dijual oleh pelaku melalui jual beli online. Saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply