2020, Tak Ada Alasan Lagi Sejumlah OPD Lotim Molor Kerja

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat membagikan DPA 2020 kepada semua OPD Lotim, Kamis (19/12).
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat membagikan DPA 2020 kepada semua OPD Lotim, Kamis (19/12).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Jika dalam tahun 2019 ini, sempat beberapa OPD molor dalam eksekusi program, tapi dalam tahun dua kosong dua kosong (2020) mendatang, tak ada alasan menunda-nunda eksekusi kegiatan dengan alasan molornya dibuka keran anggaran.

Atas kesigapan kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) telah mendahului tahun anggaran 2020 bagi-bagi Daftar Pelaksana Anggaran (DPA) ke semua OPD.

‘’Penyerahan DPA ini dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan di Lotim,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lotim, HM Juaini Taufik, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (20/12).

Ini adalah tiket prestasi kerja BPKAD Lotim di bawah pimpinan Kepala Badan yang baru HM Juwaini Taufik dalam menyusun perencanaan keuangan daerah. Terbukti perencanaan tata kelola anggaran 2020 telah rampung sebelum memasuki tahun anggaran bersangkutan. Sehinga penyerahan DPA 2020 sudah dilakukan dalm Desember 2019 ini.

Kepala BPKAD Lotim, HM Juaini Taufik.

Menurut mantan Kadis PMD Lotim ini, berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2019 ini, di mana biasanya DIPA dibagikan pada awal bulan Februari, tetapi pada saat ini DIPA sudah dibagikan pada akhir tahun 2019 tepatnya bulan Desember 2019. Dengan alasan masing-masing OPD segera melakukan persiapan-persiapan. ‘’Kalau itu pengadaan atau pekerjaan harus masuk ke sistem informasi di bagian Adpem, dan ini harus terbuka dan diumumkan,’’ ujarnya.

Dengan sudah dibagikannya sebelum tahun 2020 atau pada Desember 2019 sesuai harapan Bupati Lombok Timur, kata Taupik, agar pelelangan proyek dilakukan lebih awal. ‘’Jangan hanya menunggu uang ada baru melakukan kegiatan. Meski pada saat ini kita masih terkondisikan dengan dana pusat yang jumlahnya 68 APBD kita masih dari dana perimbangan,’’ harap Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy seperti dituturkan HM Juaini Taupik.

Prinsip yang dilakukan sekarang lanjutnya, pekerjaan kemajaun fisik boleh mendahului dari kemajuan keuangan. Artinya, semua OPD ini diminta segera bekerja. Masalah keuangan tentunya pasti akan diberikan. Hanya saja, selama ini yang terjadi , di OPD  ini masih berhitung pada aliran kas saja. Diharapkan dengan diberikannya DIPA lebih awal, semua pekerjaan ini bisa dilelang lebih awal, jangan hanya menunggu. ‘’Meski kita melakukan pelelangan, tetapi kita berikan kepada orang-orang yang benar memiliki dana sehingga pekerjaan kita tidak terlambat,’’ katanya.

Disampaikannya, bagi siapapun yang bekerja pada pemerintah tentunya semua kegiatan akan dibayar oleh pemerintah. ‘’Hal inilah yang seharusnya menjadi kata kunci kita, sehingga kita segera bekerja. Tapi selama ini, kita bekerja selalu menunggu dan menyesuaikan dengan aliran kas saja,’’ ujarnya.

Masing-masing OPD sebenarnya pada saat ini sudah memiliki perencaan, sehingga dibagikan DPA-nya lebih awal, yang biasanya DPA diberikan pada bulan Februari. Dibagikannya lebih awal ini, agar tidak terulang kembali seperti tahun 2019 yang terlambat melakukan pelelangan dan segalanya. ‘’Pak Bupati Sukiman mengharapkan sekarang agar minimal bulan April nanti semua program sudah mulai dieksekusi atau selambat-lambatnya bulan Juli, sehingga tidak ada pekerjaan yang tidak tuntas dikerjakan,’’ kata HM Juaini Taufik mengulangi harapan Bupati Sukiman.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here