Penghujung Tahun 2019, BNNP NTB Musnahkan BB Ganja 13,2 Kg

Suasana acara Press Realase Akhir Tahun 2019, di halaman kantor BNNP NTB, Kamis (26/12).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Di penghujung tahun 2019 ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) melakukan pemusnahan barang bukti (BB) berupa ganja seberat 13,2 kilogram. Di mana, barang bukti ganja tersebut adalah hasil sitaan dari kasus penangkapan yang dilakukan pihak BNNP NTB di Terminal Mandalika Mataram, pada awal Desember 2019 lalu. Dan pemusnahan barang bukti ganja tersebut dilakukan di halaman Kantor BNNP NTB, Kamis siang (26/12), yang dipimpin langsung Kepala BNNP NTB, Gde Sugianyar DP.

Belasan paket besar berisi ganja yang dimusnahkan dengan memanfaatkan insenerator (alat pembakaran) portabel itu, rupanya tak sesuai berat yang sebelumnya disampaikan pihak BNNP NTB pada awal penangkapan, yakni seberat 15 kilogram.

Nah, terkait hal itu, Kepala BNNP NTB, Gde Sugianyar menjelaskan bahwa berat seluruh barang bukti ganja menjadi 13,2 kilogram itu adalah hasil penimbangan ulang. ‘’Karena untuk kepentingan penyidikan, maka barang bukti ganja ini ditimbang ulang dengan disaksikan para tersangka. Jadi hasilnya, berat bersihnya menjadi 13,2 kilogram,’’ kata Gde Sugianyar di sela-sela acara Press Realase Akhir Tahun 2019, di halaman kantor BNNP NTB, Kamis (26/12).

Kepala BNNP NTB, Gde Sugianyar DP saat memusnahkan barang bukti (BB) ganja.

Gde Sugianyar menjelaskan, pada awal Desember 2019 lalu, tepatnya Minggu malam (1/12), petugas BNNP NTB dibantu aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap tiga orang di Terminal Mandalika Mataram. Tiga pelaku tersebut di antaranya, inisial Z dan I asala Mataram sebagai penjemput. Sedangkan satu pelaku lainnya yakni inisial MI asal Jakarta yang datang menggunakan bus AKAP membawa ganja dalam satu tas koper besar.

Dari aksi penangkapan itu, kata Gde Sugianyar, tiga pelaku itu kini telah berstatus tersangka, dan petugas mengamankan tas koper besar yang dibawa MI berisikan 15 paket ganja. ‘’Kini ketiga tersangka yang kasusnya masih berjalan di tahap penyidikan ini, kami jerat Pasal 111 ayat 2, Pasal 114 ayat 2, Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika,’’ ujarnya.

Secara umum, lanjut Gde Sugianyar, hasil pengungkapan kasus Narkotika, BNNP NTB dan jajaran Polda NTB di Tahun 2019 ini meningkat 21 kasus atau 2,79% dari 754 kasus di Tahun 2018 lalu, di mana meningkat menjadi 775 kasus di Tahun 2019.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply