Camat Sakra Barat Bantah Tudingan Telikung Proyek

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Beredar kabar bahwa Camat Sakra Barat, Mahrup dituding mengerjakan proyek rabat halaman kantornya dengan menarik sumbangan dari para kepala desa di wilayahnya yakni dalam bentuk material berupa semen. Konon per desa dijatahi kontribusi semen masing-masing 10 sak.

Camat Sakra Barat, Mahrup.

‘’Tinggal dihitung saja, kalau per desa 10 sak kali 12 desa berarti terkumpul 120 sak,’’ kata salah seorang mantan kepala desa di wilayah Sakra Barat kepada Lomboktoday.co.id via handphone (HP) seraya meminta untuk tidak disebut identitasnya.

Menurut sumber tersebut, diketahui katanya, penataan halaman kantor Camat Sakra Barat telah ada anggarannya dari Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp30 juta, sedangkan material semen disumbang dari desa. ‘’Lalu dikemanakan sebagian dana tersebut,’’ ucapnya lagi dengan nada bertanya.

Menanggapi isu tersebut, Camat Sakra Barat, Mahrup yang dihubungi via handphone (HP), Senin (30/12), dengan tegas membantah tudingan itu. ‘’Wah…. ini ada pihak yang salah paham dengan pengerjaan rabat halaman kantor Camat Sakra Barat,’’ kata Mahrup yang mengaku tengah berada di kantor Bupati untuk rapat koordinasi pada saat dihubungi.

Camat tidak membantah soal dana Rp30 juta dari Pemkab Lotim itu untuk penataan halaman kantor Camat Sakbar, namun menurutnya dana tersebut belum terealisasi karena masuk dalam anggaran 2020 mendatang.

Persoalan rabat itu dikerjakan sekarang lanjut Camat, atas masukan dan saran dari sebagian besar kepala desa di wilayahnya mengingat akan memasuki musim penghujan karena kondisi halaman kantor camat sering terjadi genangan air setiap kali hujan lebat.

Terkait sumbangan semen dari desa kata Camat, diakuinya memang betul ada sumbangan semen dari beberapa Kades, namun tidak semua Kades memberikan dan katanya tidak benar semua kades masing-masing memberikan 10 sak.

Kades Rensing Raya, Munawir Haris.

‘’Kami tidak pernah menjatahkan desa, namun desa dengan sukarela menyumbang dan jumlahnya bervariasi. Ada yang 5 sak, 6 sak hingga 10 sak dan belum semua desa memberikan,’’ bantah Mahrup.

Dibeberkan, jika benar dana Rp30 juta tersebut terealisasi nanti, akan diperuntukkan tidak hanya untuk rabat, namun untuk penataan halaman secara menyeluruh, termasuk di dalamnya untuk ongkos tukang dan pembelian material lainnya.

Membuktikan penjelasan Camat Sakbar, Lomboktoday.co.id menghubungi salah seorang kepala desa di kecamatan Sakra Barat yakni Kades Rensing Raya, Munawir Haris.

Munawir Haris yang dihubungi hari yang sama mengakui dirinya dengan beberapa rekan Kades lainnya pernah memberikan masukan kepada camat agar halaman kantor camat ditata supaya kelihatan lebih elok.

Kades membantah jika pihaknya dijatahi sumbangan semen oleh camat. Namun katanya, beberapa kades menyumbang atas inisiatif para kades. ‘’Kami tidak pernah dijatahi, bahkan saya sampai hari ini belum merealisasikan sumbangan itu,’’ kata Munawir Haris.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply