Perpisahan Kapolda NTB, Gubernur Gowes dan Bagi Bingkisan ke Pasukan Kuning

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (tengah) saat gowes bersama Kapolda NTB, Irjen Polisi Nana Sudjana; Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani; Danlanal Mataram; Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Polisi Gde Sugianyar dan puluhan pecinta sepeda.

Oleh: Lalu Mandra Setiawan |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah ikut dalam kegiatan gowes bersama jajaran Korem 162/WB dan Polda NTB di Markas Korem 162/WB, Jalan Lingkar Selatan Mataram, Jum’at pagi (3/1). Bersama Kapolda NTB, Irjen Polisi Nana Sudjana; Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani; Danlanal Mataram; Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Polisi Gde Sugianyar dan puluhan pecinta sepeda, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengawali gowes dengan senam bersama di Lapangan Markas Korem 162/WB.

Gowes dan olahraga yang digagas Korem 162/WB itu, digelar dalam rangka perpisahan Kapolda NTB yang akan berpindah tugas di DKI Jakarta sebagai Kapolda Metro Jaya. Untuk rutenya, Gubernur NTB dan rombongan menempuh jalur Bundaran Jalan Lingkar Selatan ke arah jalan by pass dan bundaran Patung Sapi Gerung. Rute selanjutnya, perempatan Dasan Cermen menuju arah Pagutan, pertigaan Jempong dan kembali lagi ke Korem 162/WB.

Di tengah antusiasme kegiatan gowes dengan jarak tempuh 20,2 km itu, Gubernur NTB bersama Kapolda NTB; Danrem 162/WB; Danlanal; Kepala BNN Provinsi NTB menyerahkan bingkisan kepada petugas kebersihan Kota Mataram sebagai bentuk rasa terima kasih. Petugas kebersihan yang biasa disebut pasukan kuning itu memang selama ini memberi andil yang besar terhadap kebersihan jalan-jalan di daerah ini.

Salah seorang pasukan kuning, Muhammad Irfan mengaku senang mendapat bingkisan dari Gubernur NTB, Kapolda NTB dan Danrem 162/WB tersebut. Ia mengaku apa yang diberikan ini akan menambah semangatnya bersama teman-temannya untuk bekerja dan menjaga kebersihan di Kota Mataram. ‘’Terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Danrem atas bantuannya. Kami tetap semangat,’’ katanya usai menerima bingkisan.

Hal senada juga disampaikan Nurjannah. Warga dari Desa Dasan Geres saat menerima bingkisan itu mengaku bahagia dan akan terus menjaga lingkungan agar tetap indah dan bersih. Meski harus bangun pagi, ia dan teman-temannya tetap semangat untuk melaksanakan tugasnya. Sehingga, program zero waste bisa terwujud.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply