Realisasi PAD 2019, Bappenda NTB Berhasil Tembus Rp1,811 T

Kepala Bappenda NTB, H Iswandi (kanan) saat konferensi pers di Ruang Aula Lantai II Kantor Bappenda NTB, Jumat (3/1).

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kinerja Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) patut diacungi jempol. Pasalnya, untuk komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2019, Bappenda NTB berhasil menembus angka Rp1,811 triliun dari target Rp1,70 triliun. ‘’Alhamdulillah, untuk komponen PAD pada tahun anggaran 2019, penerimaan kita telah terealisasi sebesar 106,01% atau melampui hingga Rp102,75 miliar dari target PAD kita sebesar Rp1,70 triliun,’’ kata Kepala Bappenda Provinsi NTB, H Iswandi saat konferensi pers di Ruang Aula Lantai II Kantor Bappenda NTB, Jumat (3/1).

Iswandi menjelaskan, penerimaan PAD sebesar Rp1,811 triliun itu bersumber dari Pajak Daerah sebesar 78,04%, Retribusi Daerah sebesar 1,07%, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan/Deviden BUMN sebesar Rp2,99% dan Lain-lain PAD yang sah sebesar 17,89%.

Adapun sebagai penyumbang PAD terbesar, kata Iswandi, Pajak Daerah telah terealisasi sebesar 104,43% yakni terealisasi sebesar Rp1,41 triliun dari target Pajak Daerah yang sebesar Rp1,35 triliun atau dengan kata lain penerimaan Pajak Daerah telah melampui target dengan pelampauan sebesar Rp60,01 miliar.

‘’Untuk lebih rincinya, dapat kami sampaikan bahwa capaian bagian-bagian Pajak Daerah yakni PKB dengan target Rp407,69 miliar telah terealisasi sebesar Rp437,05 miliar (107,20%), BBNKB dengan target Rp381 miliar telah terealisasi sebesar Rp404 miliar (106,04%), PBBKB dengan target Rp254,22 miliar mampu terealisasi sebesar Rp268,97 miliar (105,80%), Pajak Air Permukaan (PAP) dengan target Rp880 juta terealisasi Rp896,5 juta (101,88%),  dan Pajak Rokok dengan target Rp310 miliar terealisasi Rp302,87 miliar (97,70%),’’ ujarnya sembari menjelaskan, tidak tercapainya penerimaan Pajak Rokok disebabkan penurunan penerimaan cukai rokok nasional pada triwulan IV tahun 2019 dibandingkan triwulan IV tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan pada bagian PAD lainnya yakni pada Retribusi Daerah pada tahun 2019 dapat terealisasi sebesar Rp19,46 miliar (73,91%) dari target sebesar Rp26,33 miliar.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply