Prihatin dengan Kondisi Hutan, Polres Lotim Tanam 1.600 Pohon

Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta saat menanam pohon secara simbolis di Mapolsek Pringgabaya.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kerusakan lingkungan akibat illegal logging (penebangan pohon secara liar) oleh tangan-tangan manusia usil di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) semakin memprihatinkan. Tentunya hal itu sangat berdampak terjadinya berbagai bencana alam. Kondisi ini mengundang reaksi kepedulian dari jajaran Polres Lombok Timur dan Polsek se-Lotim untuk melakukan penghijauan dengan menanam pohon secara serentak. Adapun jumlah pohon yang ditanam sebanyak 1.600 bibit pohon berbagai jenis.

Sementara pencanangan penanaman pohon secara simbolis dilakukan Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta, SIK didampingi Waka Polres Lotim, Kompol Bayu Eko Panduwinoto, SIK dan para pejabat utama Polres Lotim, para perwira, bintara dan ibu Bhayangkari, di Mapolsek Pringgabaya, Sabtu (4|1).

Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta,SIK menegaskan, kegiatan penanaman pohon ini sebagai salah satu program untuk mendukung Kapolri, dengan melakukan penghijaun di Mapolres Lotim dan semua Polsek yang ada di wilayah Lotim. ‘’Apa yang kami lakukan sebagai tindaklanjut dari program Kapolri,’’ kata Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mengemban fungsi pelayan pejuang kemanusian untuk hajat orang banyak.‎ Karena ancaman terhadap alam kita. Seperti banjir, longsor, punahnya flora dan fauna, kebakaran hutan. Sehingga untuk mengantisipasi dengan melakukan penghijauan dan tanam pohon secara berkelanjutan. ‎‎’’Mari kita budayakan menanam pohon di pekarangan rumah, karena manfaatnya banyak. Dengan ada pohon yang tumbuh, tentunya debit air dalam tanah akan bertambah dan mengantisipasi longsor maupun banjir,’’ ujarnya.

Kapolres menjelaskan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi hutan yang ada di Lotim saat ini. Di mana, hutan gundul, banyak penebangan secara liar sehingga ini tentunya menjadi perhatian bersama untuk tidak melakukan yang akan merusak kehidupan. ‘’Kami imbau masyarakat juga harus peduli terhadap kondisi hutan saat ini dengan tidak melakukan penebangan secara liar, karena hal itu akan merugikan kita semua,’’ katanya.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply