BNNP NTB dan Pemkab Loteng Bersinergi dalam Upaya P4GN

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar DP (tengah) bersama rombongan foto bersama Wabup Loteng, HL Pathul Bahri dan dan Sekda Loteng, HM Nursiah, serta OPD setempat.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOTENG, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB), Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra, SH, M.Si., didampingi pejabat utama BNNP NTB, yakni Kabag Umum, Kabid P2M dan Kasi Pascarehabilitasi melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng), Selasa (7/1).

Kegiatan kunker itu, dalam rangka untuk membangun sinergitas dan koordinasi sekaligus kerja sama dalam upaya P4GN di wilayah Kabupaten Loteng sebagaimana implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Kedatangan Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra bersama rombongan disambut Wakil Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri, S.IP dan Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah, S.Sos, M.Si beserta OPD setempat. Kunjungan Kepala BNNP NTB diawali dengan penyampaian upaya P4GN yang dilakukan oleh BNN di NTB khususnya di wilayah Kabupaten Loteng.

Terkait wilayah Loteng, Gde Sugianyar menegaskan beberapa poin, di antaranya; pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Kabupaten Loteng, regulasi jasa warnet/game online, Desa Bersinar dan banyaknya jumlah klien Rehabilitasi Domisili Loteng serta langkah ke depan yang dapat dijadikan pedoman Pemkab Loteng dalam Upaya P4GN.

Loteng selain sebagai destinasi wisata juga memiliki Bandara Internasional dan akan dibangun sirkuit MotoGP Mandalika. Di mana, ke depan akan menjadi tempat berkumpulnya wisatawan dari berbagai belahan negara. ‘’Tidak dipungkiri, fenomena tersebut berdampak dengan banyaknya angka kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Lombok Tengah,’’ kata Gde Sugianyar.

Karena itu, perlu adanya langkah antisipasi untuk menekan angka penyalahgunaan Narkotika. Nah, menyikapi hal tersebut, maka BNNP NTB bersama Pemkab Loteng akan bersinergi meningkatkan Upaya P4GN.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, S.IP mengatakan, Pemkab Loteng sangat serius perang terhadap narkoba, karena mengancam generasi muda Loteng. Strategi upaya pencegahan, kata Pathul Bahri, dapat dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat oleh para Ulama/Tuan Guru, karena Tuan Guru sangat dekat dengan masyarakat Loteng. ‘’Kami berharap dengan dukungan BNN dalam program P4GN di Kabupaten Loteng ini dapat terlaksana,’’ kata Wabup Loteng, HL Pathul Bahri.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply