Bupati Sukiman Azmy Gentleman Akui Kesalahan

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (tengah) saat melakukan pertemuan dengan seluruh anggota tingkat kabupaten dari ketiga organisasi profesi yakni PWI, PHRI, dan PHI, di salah satu rumah makan di Kota Selong, Lotim.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ending dari kekisruhan terkait proses pengangkatan dan penetapan pengurus Badan Promusi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang ditengarai mencatut unsur organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (PHI), nampaknya berakhir dengan sikap cooling down.

Pasalnya, setelah ketiga organisasi tersebut mengajukan Somasi kepada Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim, akhirnya Bupati HM Sukiman Azmy dengan kesatria bersedia menemui ketiga organisasi tersebut.

Didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan beserta Kabag Hukum Setdakab Lotim, Bupati Sukiman Azmy duduk satu meja dengan seluruh anggota tingkat kabupaten dari ketiga organisasi profesi tersebut. Pertemuan berlangsung di salah satu rumah makan di kawasan Kota Selong, Lotim, Rabu (8/1).

Sebagai pembuka kata, Bupati Sukiman Azmy menyatakan, salah satu hikmah terbitnya SK BPPD Kabupaten Lotim adalah digelarnya silaturahmi. Dan Bupati Sukiman berharap melalui silaturahmi ini agar tidak mempersoalkan yang sudah terjadi, tapi mengajak pihak terkait untuk sama-sama memperbaiki kesalahan.

Kekeliruan ini lanjut Bupati Sukiman adalah sebuah kecerobohan atau tindakan sembrono. Untuk itu dia berharap ke depan kasus-kasus seperti ini tidak boleh terjadi lagi karena kecerobohan atau perbuatan sembrono.

Sebagai konsekuensi atas kecerobohan itu, Bupati Sukiman Azmy menyatakan akan merombak susunan pengurus BPPD Lotim yakni masing-masing organisasi yang masuk dalam unsur BPPD (PWI, PHRI dan HPI ) diberi jatah 1 orang untuk mengisi komposisi pengurus BPPD. Ini artinya ada 3 orang anggota baru dimasukkan dalam revisi. Tentu konsekuensinya dari pengurus yang sudah dikukuhkan akan teranulir.

Khusus posisi Ketua BPPD yang kini diduduki oleh M Nursandi, Bupati meminta untuk ditetapkan. ‘’Khusus untuk ketua, saya sendiri yang menempatkan Nursandi karena yang bersangkutan cukup profesional di bidang itu. Terbukti Nursandi mampu membuat NTB mendunia di bidang pariwisata,’’ kata Bupati Sukiman Azmy.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply