Gubernur Gencarkan Program NTB Hijau di Lotim

), Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah didampingi Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy bersama masyarakat Desa Perigi, Kacamatan Suela, Kabupaten Lotim saat menanam pohon.

Oleh: Lalu Mandra Setiawan |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, hari ini, Rabu (15/1), Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menggencarkan program NTB Hijau di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Sebanyak 6.035 pohon ditanam Gubernur Zul didampingi Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy bersama masyarakat Desa Perigi, Kacamatan Suela, Kabupaten Lotim, dengan luas lahan sekitar 60 hektare.

Pohon yang ditanam berupa Manggis, Lengkeng, Rambutan, Durian, Guava, Nangka, Mangga dan Alpukat. Pemilihan pohon ini dilakukan agar dalam waktu 2-3 tahun ke depan, masyarakat dapat memanen buah dan tidak akan ditebang.

Penanaman ribuan pohon buah-buahan ini merupakan upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini gundul. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB berkomitmen untuk terus menanam pohon untuk memberikan harapan generasi NTB di masa yang akan datang. Sehingga mereka dapat melihat dan menikmati rimbunnya pohon dan hutan di NTB.

‘’Menanam pohon sejatinya adalah menanam harapan untuk anak cucu kita di masa yang akan dating,’’ kata Gubernur NTB , H Zulkieflimansyah saat gerakan menanam 6.035 pohon tersebut.

Gubernur Zul mangajak masyarakat untuk menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam ini. Sebab, ketika nanti pohon tersebut berbuah, maka nantinya akan menuai hasil yang dapat menambah nilai ekonomi masyarakat. ‘’Pemerintah tidak mungkin mengerjakan sendiri, harus didukung oleh private sector. Sebab, the engine of economic growth itu adalah private sector,’’ ujarnya.

Karena itu, Gubernur Zul berharap pihak swasta dapat memberikan kebaikan dan kemanfaatan bagi kemaslahatan masyarakat. Hadirnya perusahaan-perusahaan besar katanya, tidak cukup dengan hitung-hitungan bisnis atau angka-angka. Namun, perlu juga doa-doa masyarakat. Karena, tidak ada yang tahu di tengah masalah yang muncul, terdapat peluang yang dapat mendistribusikan kemanfaatan bagi semua. ‘’Tugas kami adalah memfasilitasi, bukan mempersulit. Jangan bikin susah, kalau untuk investasi, kita menggelar karpet merah,’’ ucapnya.

Gubernur Zul juga menyampaikan kebahagiaannya berkunjung dan menyapa masyarakat di desa tersebut. Ia mengaku, dengan melihat senyuman masyarakat yang hadir, akan memberikan semangat untuk terus melayani mereka. Hangatnya sambutan itu, kata Gubernur Zul, menandakan bahwa masyarakat menitipkan harapan besar di Pemerintah untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada.

Sementara itu, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengatakan, kehadiran Gubernur NTB di desa itu disambut antusias oleh masyarakat. Ini katanya merupakan bentuk kerinduan mereka terhadap pemimpinnya.

Bupati Sukiman juga menjelaskan bahwa Desa Perigi dengan 14 Dusun dibagi dalam tugas klaster yang masing-masingnya memiliki potensi yang berbeda. Perigi bagian atas katanya, dianugerahi potensi batu-batuan besar yang masyarakat setempat sebut dengan emas hitam dan coklat. Di bagian kanan Perigi, masyarakat dianugerahkan dengan potensi batu apung. Sebagian besarnya sudah tergali, yang tersisa tinggal sedikit. Sementara di arah baratnya, masyarakat mendapatkan karunia pasir berkualitas nomor satu.

‘’Ini menjadi sumber PAD kami. Selain potensi tersebut, masih terdapat masyarakat yang belum menikmati aliran listrik. Karena itu, saya meminta dukungan Pak Gubernur agar masyarakat kami dapat menikmati listrik sebagaimana daerah lain,’’ katanya.

Terkait penanaman pohon, ia mendukung program NTB Hijau yang digalakkan Pemerintah Provinsi NTB. Bahkan katanya, penanaman pohon ini tidak hanya dilakukan di bagian timur Lotim. Namun juga akan dilakukan di Lotim bagian selatan.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply